> >

Dorong Penggunaan Transportasi Massal, Jokowi Resmikan Terminal Amplas dan Tanjung Pinggir di Sumut

Peristiwa | 9 Februari 2023, 15:11 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Terminal Amplas di Kota Medan dan Terminal Tanjung Pinggir di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (9/2/2023). (Sumber: Kompas TV)

MEDAN, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Terminal Amplas di Kota Medan dan Terminal Tanjung Pinggir di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (9/2/2023).

Jokowi mengatakan pembangunan dua terminal baru ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk menggunakan moda transportasi massal, seperti bus.

“Dengan pembangunan Terminal Amplas dan Tanjung Pinggir, budaya menggunakan transportasi bus ini bisa dikembangkan,” kata Jokowi di Terminal Amplas, Kamis, dipantau dari tayangan Breaking News Kompas TV.

Baca Juga: Cerita Jokowi Berteman dengan Wartawan, Ditemani Blusukan, Buka Harapan Orang Biasa Jadi Presiden

Jokowi mengatakan, pembangunan dua terminal di Sumut itu menghabiskan anggaran sebesar Rp43 miliar.

Oleh karenanya, Terminal Amplas dan Terminal Tanjung Pinggir diharapkan dapat memberikan layanan yang maksimal kepada masyarakat.

“Terminal ini menghabiskan anggaran Rp43 miliar, dan kita harapkan setelah dibuka memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Jokowi.

Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan dua terminal tipe A itu dibiayai dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). 

“Satu upaya dari Menteri Keuangan yang memberikan fasilitas kepada Kementerian,” ujar Budi.

Adapun tanah yang digunakan untuk pembangunan adalah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Medan yang diserahkan kepada Kementerian Perhubungan untuk dibangun terminal.

Baca Juga: Pesan Jokowi ke Media Massa di Tahun Politik: Harus Tetap Objektif dan Tak Tergelincir Polarisasi

Dengan diresmikannya Terminal Amplas dan Terminal Tanjung Pinggir, Budi berharap konektivitas di Kota Medan dapat semakin baik, baik di dalam kota maupun di luar kota.

“Medan ini fungsi konektivitas dalam dan luar kota, praktis terkonsolidasi di sini sehingga fungsinya bisa berjalan dengan baik dan kolaborasi antara pemerintah dan swasta berjalan dengan baik,” pungkas Budi.

 

Penulis : Fiqih Rahmawati Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV


TERBARU