> >

Dari Peristiwa Ledakan di Kantor Polsek Astana Anyar, Kenapa Bom Bunuh Diri Sasar Markas Polisi?

Peristiwa | 7 Desember 2022, 11:46 WIB
Pengamat terorisme Al Chaidar duga pelaku pemboman di Polsek Astana Anyar, Bandung, adalah kelompok ISIS (Sumber: Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ahli terorisme  Al Chaidar menyebutkan, sasaran terorisme yang menyasar ke markas polisi terkait dengan sentimen kebencian kepada polisi yang menguat. 

Ia menduga, faktor kebencian itu menjadi latar motif dugaan bom bunuh diri yang terjadi di Kantor Polsek Astana Anyar, Bandung, Rabu (7/12/2022) pagi tadi. 

"Di Indonesia masih sentimen polisi. Sementara (Teror) di Pakistan dan kemudiam Thailand mereka tidak miliki sentimen kebencian kuat ke polisi," jelasnya, Rabu, dalam Breaking News Kompas TV. 

Baca Juga: Ini Daftar Serangan Teror ke Markas Polisi, Terbaru Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Bandung

Ia menyebutkan, sentimen kebencian ini muncul lantaran polisi adalah kelompok yang paling sering mengejar, serta menangkapi kelompok mereka. 

"Karena memang polisi terdepan ini yang paling aktif terdepan mengejar kelompok teroris. Mereka sangat risih dan sangat benci kelompok polisi," jawabnya. 

Baca Juga: Pengamat: Dugaan Pelaku Bom Astana Anyar Terkait ISIS, Bila Sudah Berkeluarga, akan Diikuti Isteri

Lantas, Chaidar juga menyebutkan di kasus bom meledak diri di Markas Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat, para teroris ingin mengejar sensasi dan menyebarkan ketakutan ke publik

Ia juga menyebut, kelompok afiliasi ISIS di Indonesia, yaitu kelompok Jamaah Anshorut Daulah (JAD) sebagai terduga pelaku bom bunuh diri Polres Astana Anyar tersebut. 

"Mereka ingin efek berita besar. Mereka umumnya sedang berkonstestasi dengan kelompok lain seperti AlQaeda kalau di Indonesia Jamaah Islamiyah atau JI, tapi kelompok ini lama tidak lakukan penyerangan," jelasnya. 

Penulis : Dedik Priyanto Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU