> >

Puluhan Musisi Galang Donasi untuk Korban Gempa Cianjur

Sosial | 6 Desember 2022, 01:37 WIB
Konferensi Pers Gitaris untuk Negeri di Bentara Budaya Jakarta. (Sumber: Dok. Corporate Communication Kompas Gramedia)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sebanyak 48 musisi Indonesia bersiap untuk berkolaborasi dalam konser amal bertajuk “Gitaris untuk Negeri: Donasi Gempa Cianjur” di Bentara Budaya Jakarta di Palmerah, Jakarta, Rabu (7/12/2022), pukul 19.00–22.00 WIB. 

Pertunjukan ini digelar untuk menggalang dana guna membantu para korban gempa Cianjur, Jawa Barat. 

"Hampir semua musisi yang kami hubungi dan tidak punya jadwal manggung, langsung bersedia ambil bagian dalam konser. Jadwal para musisi padat dan susah, tapi kalau terkait musibah dan bencana, tidak ada yang  menolak," kata Dewa Budjana, salah satu gitaris sekaligus inisiator konser amal, dalam jumpa pers di Bentara Budaya Jakarta (BBJ), Palmerah, Jakarta, Senin (5/12/2022).

Hadir juga dalam jumpa pers, gitaris Endah Widiastuti, gitaris sekaligus pelukis Tommy 'Garux', General Manager Bentara Budaya & Communication Management Kompas Gramedia Ilham Khoiri, dan Ketua Dewan Pengurus Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) Antonius Tommy Trinugroho. Hadir pula dua kurator Bentara Budaya, yaitu Frans Sartono dan Putu Fajar Arcana. 

Baca Juga: Ribuan Rumah Dibangun untuk Relokasi Warga dari Pusat Gempa Cianjur

Endah Widiastuti menyebutkan, 48 musisi itu terdiri dari 36 gitaris, 4 musisi pendamping, dan 8 penyanyi. 

Dari gitaris, antara lain, Denny Chasmala, Endah Widiastuti, Ridho Hafiedz, Dewa Budjana, Kongko Cadillac, Gugun, Ramadhisa Akbar “Nidji”, Tohpati, Ian Antono, Edi Kemput, Jubing Kristianto, Josephine Alexandra, Andre Dinuth, Gerald Situmorang, Iga Massardi, Sonny J-Rock, Ezra Simanjuntak, Rully Worotikan, John Paul Ivan, Utox, Zendhy Kusuma, Randee, Nikita Dompas, Boris Simanjuntak, Adit “Element”, Noldy, Karis, Agam Hamzah, Baim, Tommy “Garux”. 

Akan gabung pula penyanyi Tompi, Ipang Lazuardi, Andi/rif, Rian d’Masiv, Uap Widya, Sheryl Sheinafia, Bella Fawzi, Pieter Anroputra, Ubay “Nidji”, Candil, Kaka, Cokelat, Yandi Andaputra, Aryo Wicaksono, Franky Sadikin, Wanda Omar, Donny Joesran, dan Yongky Vincent. 

"Semuanya penampilan full kolaborasi, tidak ada band atau penyanyi yang tampil sendiri-sendiri,” kata Endah. 

Menurut Frans Sartono, pada konser nanti, masing-masing musisi dengan karakter berbeda bisa tampil dalam satu penampilan menyatukan rasa lewat 6 hingga 7 penampilan.

Putu Fajar Arcana menambahkan, di luar gitaris dan musisi, akan ada donasi melalui karya seni, yaitu gitar dan lukisan. Ada juga pentas baca puisi. 

"Inilah kesempatan terbaik untuk menunjukkan bahwa seni memiliki konektivitas yang sangat intim dengan masyarakat,” tuturnya.

Penulis : Redaksi Kompas TV Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU