> >

Gempa Cianjur: Menko PMK Minta Polri Tertibkan Wisatawan Bencana agar Tak Ganggu Penanganan

Peristiwa | 1 Desember 2022, 17:20 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy meminta Polri menertibkan pengunjung yang tidak berkepentingan di tempat bencana gempa Cianjur, Jawa Barat. (Sumber: Kiki Luqman)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta Polri menertibkan pengunjung yang tidak berkepentingan di tempat bencana gempa Cianjur, Jawa Barat.

Terutama, kata Muhadjir, para pengunjung yang menjadikan lokasi bencana tersebut sebagai tempat wisata.

Hal ini disampaikannya dalam konferensi pers penanganan darurat dan persiapan penanganan pasca bencana gempa Cianjur, Kamis (1/12/2022).

"Pihak Polri diminta untuk menertibkan pengunjung tempat bencana yang tidak diperlukan, terutama mereka-mereka yang menjadikan bencana ini setengah wisata," kata Muhadjir.

Penertiban ini bertujuan agar penanganan pasca gempa Cianjur, khususnya dalam proses evakuasi dan penyaluran bantuan, tidak terhambat.

"Para wisata bencana akan ditertibkan oleh pihak Polri, agar tidak mengganggu upaya kita untuk melakukan penanganan mobilisasi peralatan, mobilisasi bantuan suplai logistik dan seterusnya," jelasnya. 

Muhadjir pun mengimbau bagi pihak yang ingin memberikan bantuan cukup ke pos pengamanan dan menyerahkan bantuan ke petugas.

"Sehingga nanti siapa saja yang akan memberikan bantuan pada pihak korban cukup diserahkan kepada pihak petugas di pos masing masing dan nanti akan diatur segala rupa sehingga bisa dipertanggungjawabkan bantuan-bantuan tersebut," ujarnya.

Baca Juga: Tim SAR Gali Manual Pakai Cangkul dalam Mencari 6 Orang yang Hilang di Cianjur

Di sisi lain, Muhadjir menuturkan, rumah-rumah dan fasilitas umum yang harus direlokasi akan ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). 

"Jadi rumah-rumah yang harus direlokasi dan fasilitas umum akan ditangani Kementerian PUPR sisanya nanti oleh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana)," ucap Muhadjir.

"Rencana relokasi, sudah ada lahan-lahan, yang nanti akan dimulai tahap pertama itu ditempatkan lahan 2,5 hektare. Saya kira akan bisa menampung 200 hunian baru."

"Dan sisanya nanti akan tersedia, ada beberapa lokasi yang sudah ditetapkan oleh Pemkab Cianjur, tinggal persyaratan, suratan resmi saja yang harus diurus di tingkat BPN (Badan Pertanahan Nasional)."

Jokowi akan Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah

Sebelumnya, Menko PMK Muhadjir Effendy menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menyerahkan secara langsung bantuan dana ganti rugi untuk perbaikan rumah bagi korban bencana gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (5/12/2022) depan.

"Ganti rugi nanti insya Allah hari Senin Bapak Presiden akan menyerahkan bantuan. Langsung. Untuk perbaikan rumah, mulai dari rumah (rusak) ringan, sedang, berat," kata Muhadjir.

"Yang sudah terverifikasi untuk rombongan pertama ini sekitar 8.000 yang nanti akan diserahkan langsung oleh Bapak Presiden."

Muhadjir mengatakan, pemberian bantuan secara langsung oleh Jokowi ini, sekaligus untuk memberikan semangat kepada para korban gempa agar lekas pulih dan bangkit dari bencana.

Baca Juga: Senin Depan, Jokowi Bakal Serahkan Langsung Bantuan Perbaikan Rumah Rusak Akibat Gempa Cianjur

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV


TERBARU