> >

Izin Safari Politik Anies di Aceh Dicabut, Nasdem: Catatan bagi Demokrasi Kita

Rumah pemilu | 1 Desember 2022, 10:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pamerkan dua penghargaan Jakarta atas pemenuhan hak anak. (Sumber: Tangkapan layar Instagram @aniesbaswedan)

JAKARTA, KOMPAS TV - Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya mengatakan, pihaknya menyesalkan adanya pencabutan izin safari politik bakal capres Anies Baswedan dari Pemda Aceh. 

Sebelumnya, Anies Baswedan dikabarkan bakal melanjutkan safari politiknya di Bumi Serambi Mekah itu pada 3 Desember 2022. Di Aceh, Anies rencananya akan menggelar acara di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh.

Baca Juga: Capres 2024: Penjelasan kenapa Elektabilitas Ganjar dan Anies Naik, Prabowo Turun

"Tentu ini menjadi catatan kita bersama, bagaimana kita berharap, kan demokrasi ini kan suatu proses yang terbuka saja, tidak perlu juga hal-hal seperti itu terjadi," kata Willy kepada wartawan, Rabu (30/11/2022). 

Ia menjelaskan, sebelumnya izin Pemda Aceh sempat diterbitkan, namun tak lama berselang izinnya penggunaan lokasi dicabut. 

"Sebelumnya sudah keluar izin, tapi habis itu dicabut sama pihak pemda," ujarnya. 

Ia menegaskan yang mencabut izin penggunaan lokasi itu adalah Pemda Aceh.

"Enggak, pihak kepolisian kan konteksnya adalah memberikan izin keramaian. Yang mencabut izin itu adalah pihak pemda daerah," katanya.

Tak hanya itu, lanjut dia, sebelumnya juga terjadi gangguan terhadap safari politik Anies di sejumlah wilayah. Seperti di Tasikmalaya dan Ciamis.

Namun, di dua daerah tersebut, bukan Pemda yang meminta kegiatan safari politik Anies dihentikan.

Penulis : Fadel Prayoga Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU