> >

Dari Korean hingga Tukung Cukur, Menilik Gerak Relawan Anies Baswedan untuk Capres 2024

Rumah pemilu | 29 September 2022, 11:49 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (10/7/22). Para relawan mulai bergerak untuk Anies Capres (Sumber: Kompas.tv/Hasya Nindita)

Lewat medsos mereka membuat situs khusus terkait hal-hal positif Anies. Bahkan membuat pendaftarakan secara digital secara terbuka hingga membuat pelbagai brosur maupun selebaran digital tentang Anies. 

Korean misalnya, klaim memilik jaringan di 34 provinsi di Indonesia dan belasan simpul jaringan.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Korean Muhammad Ramli Rahim yang mengatakan, pihaknya siap memenangkan Anies dalam Pilpres 2024.

"Semua simpul relawan ini siap memperjuangkan Anies Rasyid Baswedan menuju kemenangan Pilpres 2024 kelak," kata Ramli dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (16/9/2022) dilansir Kompas.com.

Ramli menegaskan, ketika Anies siap mengunjungi daerah-daerah maka para relawan siap memfasilitasi pertemuan Anies dengan masyarakat Indonesia.

Adapun Korean memiliki jaringan di 34 provinsi di seluruh Indonesia, serta 12 simpul relawan itu adalah Jaringan Nasional Milenial Anies (Jarnas Mileanies).

Kemudian Relawan Anies Baswedan Bagian Timur Indonesia (Relabatin), Relawan Sumatera Utara Persatuan Pengamal Tarekat Islam (Relasumut PPTI), Forum Masyarakat Rantau Sahabat Anies (FORMARASA).

Ajatappareng Militan Anies (AMANA), Relawan Anies Alumni Universitas Hasanuddin (RELAUNHAS), Relawan Borneo Bersama Anies (ReBoBA), Relawan Sumut Aceh Militan Anies (RELASAMAN). Lalu, Relawan Anies Kepulauan Maluku (RELAKAMU), Relawan Anies Baswedan Taiwan (RELATA), Relawan Petani Anies (RELATANI) serta Relawan Pengusaha Anies (RELAPENA).

Baca Juga: Masyarakat Deklarasi Dukung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

Relawan Bergerak Jelang Pilpres, Dipengaruhi Jokowi

Peneliti Politik BRIN, Wasisto Raharjo Jati menilai, munculnya fenomena relawan jelang Pilpres 2024 ini tidak terelakkan.

Ia melihat, munculnya fenomena ini tidak lepas dari faktor dua pemilu sebelumnya, khususnya, ketika Jokowi dengan para relawan yang bisa mengantarkan sampai duduk ke kursi presiden.

"Fenomena relawan ini muncul karena efektivitas relawan Jokowi dalam mengusung nominasi dirinya dari akar rumput hingga kemudian mendapatkan status kandidat definitif yang maju dalam pilpres," tuturnya kepada KOMPAS.TV Kamis (29/9/2022).

Namun kata dia, para relawan ini tergerak untuk jadi relawan lantaran tiga hal, yakni, kharisma, serta narasi yang dibangun calon itu. 

"Tergantung dari kharisma, ketokohan, dan narasi masing-masing figur," ujarnya. 

Penulis : Dedik Priyanto Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV/kompas.com/tribun jakarta


TERBARU