> >

Gubernur Papua Tak Hadiri Panggilan KPK karena Kakinya Bengkak, Sudah Dicekal ke Luar Negeri

Hukum | 12 September 2022, 21:05 WIB
Muhammad Rifai Darus, juru bicara Gubernur Papua Lukas Enembe, bersama tim kuasa hukum. (Sumber: Antara/Pemprov Papua)

JAYAPURA, KOMPAS.TV - Gubernur Papua Lukas Enembe tidak menghadiri pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena kakinya masih bengkak.

Meski tidak menghadiri pemanggilan KPK  di Mako Brimob Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, Stephanus Roy Rening, kuasa hukum Lukas hadir mewakili bersama Rifai Darus, Juru Bicara Gubernur Papua.

Menurut Rifai, Senin (12/9/2022), Lukas Enembe tidak hadir karena sakit.

"Kaki Gubernur Papua masih bengkak, sehingga sulit jalan dan pita suaranya juga terganggu," kata Rifai, dikutip dari Antara.

Rifai menjelaskan, sejak kemarin kondisi Lukas memang tidak memungkinkan untuk hadir memenuhi panggilan pada hari ini.

Bahkan, menurut Rifai, sejak beberapa tahun terakhir Lukas mengalami sakit, sehingga tidak bisa maksimal menjalankan tugasnya sebagai kepala daerah.

Baca Juga: IKALJATIM Papua Barat Gerakan Capat Penanggulangan Banjir Di Sorong

Rifai juga menyebut Lukas menitip pesan, bahwa selama 10 tahun menjabat, ia tidak pernah menerima uang satu persen dari pengusaha.

 "Namun Gubernur Papua berpesan menjadi Gubernur Papua selama 10 tahun, tidak pernah menerima satu persen pun uang dari pengusaha, selalu menggunakan APBD sesuai peruntukannya," urai Rifai.

Ia menambahkan, organisasi perangkat daerah (OPD) bekerja sesuai dengan tugas masing-masing sebagaimana yang sudah disampaikan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Antara


TERBARU