> >

Analis Sebut BLT BBM Lebih Tepat Sasaran untuk Bantu Masyarakat

Sosial | 10 September 2022, 07:55 WIB
Ilustrasi. Pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dinilai efektif untuk membantu masyarakat yang terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). (Sumber: KOMPAS.COM/Thinkstockphotos.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dinilai efektif untuk membantu masyarakat yang terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Berdasarkan kajian yang telah dilakukan, BLT memang lebih efektif karena sasaran penerima lebih jelas," kata analis utama ekonomi politik Lab45, Reyhan Noor, dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat (9/9/2022), dikutip dari Antara.

Menurutnya, pemberian BLT tersebut dapat mengurangi tekanan yang dialami oleh masyarakat, khususnya golongan kurang mampu yang rentan terkena gejolak dari kenaikan harga BBM.

Namun, kata dia, perbaikan data penerima juga mendesak untuk dilakukan agar kualitas penyaluran BLT dapat semakin baik dan lebih tepat sasaran.

Baca Juga: BLT BBM Mulai Disalurkan ke Daerah-Daerah Seluruh Indonesia

"Pemerintah memiliki basis data untuk memberikan BLT, meskipun tingkat akurasi data masih perlu menjadi perhatian," ujarnya.

Di sisi lain, menurut Reyhan, pemerintah perlu mengawasi pergerakan harga pangan dan memastikan ketersediaan pasokan. Mengingat, apabila barang tidak tersedia, harga cenderung lebih mudah naik.

"Oleh karena itu, ketersediaan barang pokok dan BBM menjadi kunci keberlangsungan kebijakan pemerintah ke depan," tuturnya.

Reyhan juga sepakat, skema pemberian BBM bersubsidi selama ini cenderung tidak efektif lantaran siapa pun bisa membeli BBM bersubsidi tanpa ada verifikasi data.

Baca Juga: BLT BBM Rp600.000 Cair September, Buruan Cek di cekbansos.kemensos.go.id!

Sebelumnya, Kementerian Sosial (Kemensos) mengumumkan akan menggulirkan BLT BBM sebesar Rp600.000 untuk 20,65 juta keluarga, mulai September 2022.

Bantuan ini akan dicairkan sebesar Rp150.000 per bulan selama 4 bulan ke depan. Artinya, tiap penerima akan menerima total bantuan sebesar Rp600.000.

Bantuan khusus BBM ini disebut untuk mengurangi dampak penyesuaian harga BBM yang naik per 3 September 2022.

"Pemberian ini akan kita berikan 150.000, empat kali, namun kita berikan dalam dua tahap. Jadi per tahapnya Rp300.000, kita berikan per September ini, dan nanti pada awal Desember, kita berikan yang kedua," kata Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam konferensi pers, Sabtu, 3 September 2022.

 

Penulis : Fransisca Natalia Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Antara


TERBARU