> >

Mahfud MD saat Ferdy Sambo Katakan Ada Upaya Perkosaan di Magelang: Itu Karangan, Tapi Menjijikan

Peristiwa | 18 Agustus 2022, 14:19 WIB
Mahfud MD mengapresiasi kerja Polri yang telah menetapkan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka dan terduga pelaku utama kasus penembakan Brigadir J, Selasa (9/8/2022). (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Menteri Koordinator (Menko) Politik dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD menilai drama pelecehan seksual yang dikarang dan disampaikan para-tersangka dalam kasus tewasnya Brigadir Pol Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J sebagai hal menjijikan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD dalam YouTube Akbar Faisal, Rabu (17/8/2022).

“Itu karangan, tapi menjijikan gitu, hanya orang dewasa yang bisa itu, itu karangan tapi seakan-akan kita melihat film porno lah,” ujar Mahfud MD.

“Tapi sama juga ketika Sambo mengatakan ada upaya perkosaan di Magelang, ya menjijikan lagi cerita-ceritanya yang menyertai itu drama-dramanya itu menjijikan.”

Baca Juga: Mahfud MD: Ada Grup Sambo dari Daerah-daerah ke Jakarta Hilangkan Jejak dan Halangi Penyidikan

Oleh karena itu, Mahfud sempat mengatakan hal tersebut biar dikonstruksi oleh Polri.

“Kita cerita ndak cerita itu, toh itu tidak terlalu penting gitu,” ucapnya.

“Tapi sebenarnya kata menjijikan itu dalam konteks, cerita-ceritanya seperti cerita porno yang brutal lah sehingga saya bilang begitu, kesaksian-kesaksian itu, faktanya saya tidak tahu.”

Seperti diketahui, awal kasus tewasnya Brigadir J muncul ke publik, narasi kepolisian pertama kali adalah polisi tembak polisi yang dikarenakan ada upaya pelecehan seksual oleh almarhum terhadap Putri Candrawathi, istri Irjen Ferdy Sambo.

Tapi, nampaknya narasi itu tidak cukup kuat mengatur nalar publik bahwa kasus tewasnya Brigadir J bermula karena pelecehan terhadap Putri Candrawathi.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU