> >

Politikus Gerindra: JIS adalah Kendaraan Politik Anies Menuju 2024

Politik | 25 Juli 2022, 15:07 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpose di dekat trofi sebelum pertandingan Barcelona U-18 melawan Atletico Madrid U-18 pada final International Youth Championship (IYC) 2021 di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Selasa (19/4/2022). (Sumber: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A./nym)

JAKARTA, KOMPAS TV - Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Kamrussamad menilai, berdirinya stadion Jakarta Internastional Stadium (JIS) bisa menjadi kendaraan politik Gubernur Jakarta Anies Baswedan menuju gelaran Pilpres 2024 mendatang. 

Meski begitu, ia mengakui bila keberadaan JIS itu juga sebagai sebuah prestasi Anies selama memimpin Jakarta.

"JIS ini prestasi Gubernur Anies dan sekaligus kendaraan politik menuju Pilpres 2024." kata Kamrussamad kepada Kompas TV, Senin (25/7/2022).

Baca Juga: Grand Launching JIS, Anies: Stadion Dibangun Melunasi Janji Kepada Jakmania

Anggota DPR RI Dapil Jakarta Utara, Jakarta Barat, Kep.Seribu ini menjelaskan, disebut prestasi karena setiap kali dirinya bertemu konstituen di Jakarta Utara, mereka bangga dengan kehadiran JIS.

Sebab, akhirnya Jakarta memiliki salah satu stadium terbesar di Asia.

"Selain itu, kehadiran JIS penting sebagai monumen kinerja gubernur Anies menuju 2024. Meski demikian, kita harus ingat bahwa ini merupakan kerja kolektif semua gubernur, yang proyek pembangunan fisiknya berhasil dituntaskan oleh gubernur Anies," ujarnya. 

Ia berharap, kehadiran JIS sebagai ikon baru Jakarta harus menjadi mesin penggerak ekonomi. 

"Syaratnya dikelola dengan baik dan maksimal. Keberadaan JIS semestinya mampu meningkatkan ekonomi warga sekitar. Ini tidak boleh dilupakan. Oleh karenanya, yang perlu difokuskan oleh pemerintah DKI Jakarta adalah memastikan agar kehadiran JIS perlu menjadi ekosistem ekonomi warga yang terintegrasi," katanya.

"Tantangan bagi gubernur Anies ke depan, pembangunan JIS harus dilihat tidak sekedar sebagai pembangunan stadion, tapi pembangunan kawasan olahraga besar. Sehingga, mau tidak mau, warga dan permukiman di sekitar JIS harus segera ditata ulang, termasuk nasib warga sekitar JIS di Kampung Pela-Pela dan Kampung Bayam," ujarnya. 

Penulis : Fadel Prayoga Editor : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU