> >

Pendukung Anak Kiai Jombang Tersangka Pencabulan Disebut Intimidasi hingga Persekusi Korban

Peristiwa | 7 Juli 2022, 13:41 WIB
Aparat kepolisian mengepung Pondok Pesantren (Ponpes) Shiddiqiyyah Ploso, Jombang, Jawa Timur, Kamis (7/6/2022). Pengepungan dalam upaya jemput paksa DPO tersangka pencabulan santriwati di tempat itu, Kamis (7/62022). (Sumber: KOMPAS TV)

JOMBANG, KOMPAS.TV - Pendukung tersangka pencabulan atau kekerasan seksual Moch Subchi Azal Tsani alias Mas Bechi disebut juga melakukan intimidasi terhadap santriwati yang menjadi korbannya hingga persekusi ke pendamping korban.

Keterangan itu diungkap Aliansi Kota Santri Lawan Kekerasan Seksual, Susi Indraswari, dalam Breaking News KOMPAS TV, Kamis (7/7/2022).

“Iya, intimidasi itu pasti dan dari dulu dan sering dan malah sekarang ke pendamping-pendamping (korban), beberapa pendamping sudah diintimasi,” ucap Susi.

Susi pun mencontohkan, bentuk intimidasi yang diterima kepada pendamping korban yakni persekusi.

Baca Juga: Ramai Beredar Video, Anak Kiai Tersangka Pencabulan di Jombang Ditangkap

Kejadian persekusi itu, sambung Susi, diterima rekannya (perempuan -red) pada tahun 2021.

“Sudah ada contoh dari teman kami, perempuan juga yang sudah dipersekusi tahun 2021, mau puasa kemarin, dihajar, disamperin sama anak buahnya DPO ini, santri-santri yang lain,” kata Susi.

“Yang seperti itu yang mungkin orang-orang yang di luar sana tidak mengetahui bagaimana perjuangan kami mengawal kasus ini.”

Dalam kasus ini, Susi menambahkan santriwati yang menjadi korban pencabulan putra Pengasuh Pondok Pesantren Shiddiqiyyah, Jombang, Kiai Haji Muhammad Muchtar Mukhti, juga ditemui oleh orang suruhan Bechi dan didesak untuk menarik laporannya.

“Sebelum DPO menggelar konser Jazz Festival itu, korban ini didatangi orang suruhan DPO yang mengaku anggota Polda Jatim, itu saya langsung konfirmasi ke Pak Direskrimum Polda Jatim, apakah benar seperti ini,” cerita Susi.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU