> >

Ketahui 5 Cara Pengobatan Demam Berdarah Agar Cepat Sembuh

Kesehatan | 26 Juni 2022, 18:50 WIB
Ilustrasi demam berdarah dengue (DBD). (Sumber: Pixabay)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Penyakit demam berdarah dengue (DBD) disebabkan karena virus yang ditularkan melalui nyamuk aedes aegypti. 

Melansir dari Kompas.com, gejala DBD biasanya berlangsung selama empat sampai dengan enam hari setelah gigitan nyamuk. Beberapa gejala yang akan muncul yakni demam tinggi, sakit kepala, nyeri sendi dan otot, mual, muntah, ruam kulit berupa bintik-bintik merah (mucul pada hari kedua hingga kelima setelah demam), serta pendarahan ringan (mimisan, gusi berdarah, atau memar).

Orang yang terjangkit penyakit DBD memerlukan perawatan di rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan lain, misalnya puskesmas. Pengobatan untuk pasien DBD bertujuan untuk mengelola gejala dan mencegah infeksi yang lebih parah.

Berikut ini beberapa pengobatan DBD dilansir dari Healthline:

1. Obat pereda nyeri 

Obat yang bermanfaat untuk mengatasi rasa sakit pada pasien DBD ada yang dijual bebas di apotek. Namun, ada pula yang harus dengan resep dokter. Sebelum meminum obat, pasien perlu berkonsultasi atau periksa terlebih dahulu dengan dokter. 

Dikutip dari Healthline, paracetamol adalah obat yang dijual bebas dan diresepkan untuk orang yang terkena demam berdarah. Paracetamol atau acetaminophen berguna untuk meredakan nyeri otot dan sendi, serta mengatasi lesu pada pasien DBD. Obat paracetamol juga dapat menghambat pembentukan zat prostaglandin yang memicu demam dan nyeri.

Baca Juga: Wow Mantul, Program Sebar Nyamuk Wolbachia untuk Tekan Kasus Demam Berdarah di Bantul

2. Terapi elektrolit 

Meningkatkan asupan cairan dalam tubuh pasien adalah kunci utama untuk menyembuhkan pasien DBD, sehingga dalam beberapa kasus dibutuhkan terapi elektrolit. 

Melansir dari Mayo Clinic, cairan elektrolit memiliki beberapa fungsi penting bagi tubuh, di antaranya memastikan kinerja saraf, otot, jantung, dan otak; melancarkan metabolisme; menyeimbangkan kadar air dalam tubuh; membawa nutrisi ke dalam sel; serta menjaga keseimbangan tingkat asam/basa (pH) tubuh.

3. Transfusi darah 

Virus dengue bisa menyebabkan penurunan jumlah trombosit. Menurut jurnal Dengue yang ditulis Cameron P Simmons dkk, penurunan trombosit disebabkan karena proses mimikri molekuler imunologis yang berkembang selama infeksi atau invasi virus ke sumsum tulang. 

Transfusi platelet urgen perlu diberikan pada pasien DBD dengan trombosit kurang dari 20.000/mm3. Sebab, dengan jumlah trombosit yang rendah, pasien beresiko tinggi mengalami komplikasi perdarahan.

Baca Juga: Waspada DBD di Musim Penghujan, Warga Diimbau Jaga Kebersihan!

4. Konsumsi makanan sehat dan bergizi

Pemulihan pasien DBD akan berlangsung lebih cepat dengan meningkatkan konsumsi makanan sehat dan bergizi.

Makanan kaya zat besi seperti daging sapi, sayuran hijau, kacang-kacangan, serta vitamin C sebaiknya dikonsumsi oleh para pasien DBD. Buah-buahan seperti jambu biji, kurma, buah naga, hingga pepaya juga dapat membantu pemulihan demam berdarah. 

5. Istirahat dan tidur cukup 

Seperti halnya pasien lainnya, penderita DBD harus beristirahat dan tidur cukup demi memulihkan tenaganya kembali.
 

Penulis : Nadia Intan Fajarlie Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV/Kompas.com


TERBARU