> >

Analis Kebijakan Transportasi Minta Polisi Cek Jam Kerja Sopir Bus yang Kecelakaan di Tasikmalaya

Hukum | 26 Juni 2022, 05:13 WIB
Proses evakuasi bus pariwisata yang jatuh ke jurang di tengah berusaha mengevakuasi badan bus pariwisata di Jalan Raya Rajapolah, Kampung Cireundeu, Desa Manggungsari, Rajapolah, Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu pagi (25/6/2022). (Sumber: Kompas TV/Dede Ibin)

"Kondisi tidur sesaat akibatnya sangat berbahaya," ujarnya. 

Baca Juga: Polisi Belum Menetapkan Tersangka Kecelakaan Bus Maut di Ciamis

Kecelakaan maut bus yang membawa 60 penumpang rombongan guru dan keluarga SDN Sayang Jatinangor terjadi di Jalan Raya Rajapola, Kampung Cireundeu, Desa Manggungsari, Kecamatan Rakapolah, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Sopir bus bernama Dedi Kurnia mengaku sempat tertidur beberapa detik sebelum bus menabrak pohon besar dan terjun ke jurang. 

Seperti diberitakan KOMPAS.TV sebelumnya, peristiwa kecelakaan bus itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, Sabtu (25/6/2022). Sejumlah orang dilaporkan meninggal dunia termasuk pasangan suami istri dan seorang kondektur serta penumpang lainnya mengalami luka-luka. 

Berikut identitas korban meninggal dunia kecelakaan bus Tasikmalaya dikutip dari TribunCirebon.com:

Baca Juga: Detik-Detik Penyelamatan Kru dan Penumpang Pesawat Susi Air yang jatuh di Papua

1. Olih Komarudin (64), alamat Griya Utama Rancaekek RT 06 RW 19, Desa Rancaekek, Kecamatan Rancaekek.

2. Esis Sukaesih (59).

3. Cepi (30), alamat Dusun Rancakalong RT 03/08, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten sumedang (Kondektur).

4. Siti Munawaroh (30), alamat Cisempur Jatinangor, Sumedang.

Sementara itu, korban luka-luka dievakuasi ke Puskesmas terdekat, yaitu Puskesmas Rajapolah sebanyak 33 orang dan Puskesmas Jamanis sebanyak 22 orang.

 

Penulis : Johannes Mangihot Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV, Tribun Cirebon


TERBARU