> >

Pengamat: Hari Ini yang Menang Banyak Zulkifli Hasan

Politik | 16 Juni 2022, 04:35 WIB
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dalam konferensi pers setelah pelantikannya sebagai menteri perdagangan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/6/2022). (Sumber: AP Photo/Achmad Ibrahim)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo atau Jokowi resmi menunjuk Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menjadi Menteri Perdagangan menggantikan M. Lutfi.

Menanggapi pergantian Menteri Perdagangan itu,Direktur Ekesekutif Charta Politika Yunarto Wijaya angkat bicara.

Baca Juga: Dilantik Jadi Mendag, Zulkifli Hasan Janji Akan Selesaikan Masalah Minyak Goreng

Menurut Yunarto, sosok Zulkifli Hasan atau biasa disapa Zulhas menjadi sorotan publik karena terlibat dalam dua 'drama'.

Adapun dua drama yang dimaksud, kata Yuanarto, yakni pertama, Zulhas ada dalam pertemuan antar ketua umum dengan Presiden Jokowi. Kedua, Zulhas ada dalam drama pelantikan.

"Hari ini yang menang banyak adalah Bang Zul (Zulkifli Hasan) karena ada di dua drama politik," kata Yunarto dalam wawancaranya pada program Breaking News di Kompas TV, Rabu (15/6/2022) siang.

"Pertama, pertemuan antar ketua umum dengan Presiden Jokowi dan drama pelantikan. Bang Zul ada di dua-duanya."

Baca Juga: Zulkifli Hasan dan Hadi Tjahjanto Dilantik Jadi Menteri, Airlangga: Dua-duanya Punya Pengalaman

Meskipun dapat dikatakan menang banyak, kata Yunarto, Zulkifli Hasan memikul beban berat setelah ditunjuk sebagai Menteri Perdagangan.

Diketahui, Menteri Perdagangan mempunyai banyak pekerjaan rumah dari harga bahan pokok yang mengalami kenaikan hingga inflasi.

"Bidang yang diamanatkan ke Bang Zul paling berat dari situasi terkini geopolitik, harga bahan pokok naik, hingga inflasi ini ujung tombaknya adalah Kementerian Perdagangan. Jadi nggak ada bulan madu yang bisa dinikmati Bang Zul," ujarnya.

Menurut Yunarto, penunjukan Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan bisa menjadi pisau bermata dua.

Baca Juga: Zulkifli Hasan Pede Atasi Masalah Minyak Goreng: Pengalaman Saya Panjang, Tentu akan Banyak Bantu

"Ketika berhasil menjadi pahlawan, tapi ketika gagal pekerjaan rumah bukan hanya Bang Zul, tapi efeknya kepada Partai Amanat Nasional," ujarnya.

Yunarto menyebut Zulkifli Hasan yang menjadi anak baru dalam koalisi pemerintaha bisa dikatakan diberikan kesempatan sekaligus beban.

"Untuk itu harus langsung tancap gas. Bang Zul harus lebih kencang, langsung gigi lima karena sorotan publik yang begitu besar," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan sebelumnya mengatakan dirinya mempunyai skala prioritas, terutama menyelesaikan masalah minyak goreng.

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU