> >

Cegah Wabah PMK Meluas, Kementan Distribusikan Obat-obatan dan APD ke Beberapa Wilayah

Peristiwa | 19 Mei 2022, 09:38 WIB
Atasi wabah PMK, Kementan mendistribusikan obat-obatan berupa vitamin, antibiotik, antipiretik, disinfektan dan alat pelindung diri (APD) ke sejumlah wilayah yang diduga terjangkit. (Sumber: ANTARA FOTO/Fauzan/pras)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Pertanian (Kementan) gerak cepat mendistribusikan obat-obatan berupa vitamin, antibiotik, antipiretik, disinfektan dan alat pelindung diri (APD) ke sejumlah wilayah yang diduga terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK).

Langkah ini, dilakukan untuk mengendalikan penyakit PMK yang menyerang hewan ternak di sejumlah wilayah di tanah air.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nasrullah mengatakan, pengiriman logistik tahap satu ke beberapa provinsi telah dilakukan pada 7-12 Mei 2022 lalu.

"Pada 16 Mei 2022 lalu, Kementan kembali melakukan pengiriman logistik tahap ke-2 untuk wilayah yang diduga terjangkit PMK termasuk Jawa Timur dan Aceh," kata Nasrullah dalam keterangan tertulisnya dikutip Kamis (19/5/2022). 

Adapun pengiriman sejumlah bantuan untuk mengendalikan PMK berikutnya akan dilakukan pada tanggal 18 Mei 2022.

Lebih lanjut dia menyebutkan keseluruhan obat-obatan yang telah Kementan kirimkan senilai Rp534,29 juta.

Nasrullah menyampaikan bahwa pengendalian penyebaran PMK menjadi mutlak yang harus dilakukan agar segera ditangani.

Baca Juga: Antisipasi Wabah PMK, Bantul Menolak Ternak dari Daerah Terjangkit

"Begitu ada wabah penyakit PMK, kami bersama-sama dengan Pemerintah Daerah terus melakukan koordinasi, sehingga mengetahui kebutuhan apa yang diperlukan untuk dapat mengendalikan penyebaran wabah PMK,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini hewan yang terinfeksi telah diberikan obat, penyuntikan vitamin, pemberian antibiotik, dan penguatan imun. Kondisi terakhir pada hewan ternak yang telah diberikan obat dan vitamin disebut sudah mulai membaik.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU