> >

BNPT Ungkap 5 Sumber Pendanaan Jaringan Teroris, dari Kotak Amal hingga Mafia Internasional

Hukum | 12 Mei 2022, 19:32 WIB
Ilustrasi teroris (Sumber: Shutterstock.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid mengungkapkan lima sumber pendanaan jaringan teroris.

"Secara umum, ada beberapa sumber pendanaan teroris," kata Ahmad Nurwakhid dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Kamis (12/5/2022).

Baca Juga: Dua dari 5 Orang WNI yang Diduga Fasilitator Pendanaan ISIS Dicap 'Eks Napi Kasus Terorisme'

"Itu antara lain melalui dana infak, penggalangan kotak amal, fa'i atau harta rampasan perang, mafia, dan pendanaan dari internasional."

Terkait pendanaan melalui dana infak, Nurwakhid menjelaskan, hal itu dilakukan di antara mereka yang terlibat dalam suatu kelompok teroris ataupun antarkelompok teroris.

Kemudian terkait kotak amal, menurut dia, itu dilakukan melalui manipulasi dana tanggung jawab sosial perusahaan.

Baca Juga: KSAD Dudung Beri Penghargaan Tim Penangkap Wabin Tabuni Kelompok Separatis Teroris Papua

Sementara itu, fa'i atau harta rampasan perang dapat menjadi sumber pendanaan teroris, karena mereka yang terpapar terorisme menganggap negara yang diperangi adalah negara thaughut atau negara dengan para penduduk yang menyembah selain Allah SWT.

"Mereka menganggap negara ini negara thaughut dan pihak yang lain dianggap sebagai kafir karena ideologi mereka takfiri, sehingga menghalalkan tindakan merampas harta orang-orang yang dianggap kafir," ujar Nurwakhid.

Lalu, perihal sumber pendanaan yang keempat yakni mafia, dia menjelaskan, dana teroris itu diperoleh dari mafia-mafia hitam.

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


TERBARU