> >

Dirut Ungkap Jasa Raharja Telah Serahkan Santunan Rp55,4 miliar Selama Mudik Lebaran 2022

Peristiwa | 5 Mei 2022, 22:29 WIB
Direktur Utama atau Dirut Jasa Raharja Rivan Purwantono didampingi Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi dan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi melakukan kunjungan saat meninjau kesiapan Pos PAM Lebaran di Bawen dan Kalikangkung Semarang. (Sumber: Dok. Jasa Raharja)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktur Utama atau Dirut Jasa Raharja Rivan Purwantono menyampaikan bahwa angka kecelakaan lalu lintas menurun pada periode H-7 sampai H+3 Lebaran 2022.

Ia pun mengapresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian tersebut. Demikiam disampaikannya di sela-sela kunjungannya saat meninjau kesiapan Pos
PAM Lebaran di Bawen dan Kalikangkung Semarang.

Baca Juga: Calon Mahasiswa Catat, Daftar Kota yang Paling Cocok untuk Merantau Kuliah

Dalam kunjungan tersebut, Rivan didampingin Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi dan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi.

“Kami apresiasi setinggi-tingginya atas kerja sama dan dukungan serta upaya yang telah dilakukan oleh pihak Kemenhub RI, Kementerian BUMN RI, Korlantas Polri, Pemerintah Daerah, Instansi/Lembaga terkait, serta BUMN," kata Rivan melalui keterangan resminya yang dikutip pada Kamis (5/5/2022).

"Sehingga angka kecelakaan dapat dikendalikan lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, serta Program Mudik Aman Mudik Sehat Tahun 2022 dapat terselenggara dengan baik," tambahnya. 

Baca Juga: Ketimbang Tunggu One-Way di Gerbang Tol, Kakorlantas: Lebih Baik Manfaatkan Jalur Arteri

Rivan menjelaskan, dari jumlah 2.673 insiden kecelakaan sampai dengan hari ini atau periode H-7 sampai H+3 yakni Kamis, 5 April 2022, Jasa Raharja telah menyerahkan santunan sebesar Rp55,4 miliar.

Dari nilai santunan yang diberikan, jumlah korban yang mendapatkan santunan sebanyak 476 orang korban meninggal dunia, dan 3.767.orang korban luka-luka yang masih dirawat di RS.

"Kami terbitkan surat jaminan melalui integrasi online dengan Rumah Sakit. Tentunya angka-angka tersebut menurun bila dibandingkan tahun 2019, di mana untuk korban meninggal dunia turun 66,6 persen dan korban luka-luka turun 48,8 persen," ucap Rivan.

Baca Juga: Di Balik Hebohnya Anderson Paak, Pak Tarno Kebanjiran Followers dan Endorsement

Walaupun angka kecelakaan mengalami penurunan, Rivan mengimbau kepada masyarakat yang akan kembali ke Jakarta tetap turut berperan aktif dalam menjaga keamanan, keselamatan dan ketertiban.

Caranya, dengan menaati peraturan yang berlaku, seperti rekayasa lalu lintas sistem ganjil-genap dan one way atau contraflow. Khususnya, pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi.

Selain itu, Rivan berharap pemudik mempersiapkan segala keperluan perjalanan sebaik mungkin, tetap menjaga kesehatan diri, keluarga dan lingkungan.

"Para pemudik agar mempersiapkan fisik sebaik mungkin, memanfaatkan fasilitas untuk beristirahat apabila lelah dan ngantuk dengan memanfaatkan pos pelayanan terpadu atau rest area," ujarnya.

Baca Juga: Terminal Purabaya Mulai Padat, Pemudik Didominasi Tujuan Jakarta, Solo, dan Yogyakarta

Tak lupa  melakukan pengecekan kondisi kendaraan yang digunakan sebelum berangkat.

Lebih lanjut, Rivan mengatakan, pemerintah melalui sinergi dari berbagai instansi seperti Polri, Kemenhub RI, Kementerian BUMN RI melalui Jasa Raharja dan BUMN lainnya, terus melakukan upaya-upaya strategis agar masyarakat yang mudik bisa kembali ke Jakarta dengan aman dan sehat.

"Ini sebagaimana arahan Bapak Presiden dapat betul-betul terwujud sebagai Mudik Aman Mudik Sehat yang memberi berkah untuk semua lapisan masyarakat,” tutur Rivan.

Baca Juga: Terpantau Ramai, Gerbang Tol Kalikangkung Belum Berlakukan Sistem Satu Arah Menuju Jakarta

 

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU