> >

Pakai Helikopter, 3 Menteri Jokowi Tinjau Arus Mudik dan Arus Balik di Lampung

Peristiwa | 4 Mei 2022, 10:45 WIB
Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri BUMN Erick Thohir meninjau arus mudik dan arus balik di wilayah Lampung menggunakan helikopter (4/5/2022). (Sumber: Istimewa)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Tiga menteri Kabinet Kerja meninjau arus mudik dan arus balik menggunakan helikopter. Mereka adalah Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri BUMN Erick Thohir.

"Menko PMK, Menhub, dan Menteri BUMN mengecek langsung arus mudik dan arus balik pada Rabu, 4 Mei 2022 dengan menggunakan helikopter ke daerah Lampung," kata Erick Thohir dalam keterangan tertulisnya kepada KOMPAS TV, Rabu (4/5).

"Sebagaimana disampaikan Presiden bahwa Pemerintah akan selalu memberikan yang terbaik untuk masyarakat, termasuk perjalanan pada lebaran tahun ini. Untuk itu para menteri mengecek langsung kondisi di lapangan, termasuk penyeberangan," lanjutnya.

Kemenhub memprediksi puncak arus balik terjadi pada 6 sampai dengan 8 Mei 2022 mendatang. Dua titik utama yang diwaspadai terjadi kepadatan pada arus balik yaitu tol Semarang - Jakarta, dan penyeberangan Bakauheni-Merak.

Baca Juga: Situasi Lalin Puncak dan Ragunan Hari Ketiga Lebaran: Macet dan Diserbu Warga Sejak Pagi

“Bapak Presiden Joko Widodo memberikan perhatian khusus pada penanganan arus balik agar tidak terjadi kepadatan, yaitu mengimbau masyarakat untuk kembali lebih awal sebelum puncak arus balik di tanggal 6, 7 dan 8 Mei 2022 nanti. Atau kalau cutinya bisa diperpanjang, sebaiknya pulang setelah tanggal 8 Mei,” tutur Budi Karya Sumadi dikutip dari laman resmi Kemenhub.

Menhub juga mengimbau masyarakat agar jangan memaksakan diri untuk menggunakan rest area di jalan tol jika sudah penuh dan jangan berhenti di bahu jalan. Karena selain membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya, juga dapat menyebabkan kemacetan.

“Jika lelah, masyarakat bisa keluar tol di kota terdekat, dan bisa istirahat di tempat-tempat yang telah disiapkan. Di sini lebih aman dan leluasa,” ucapnya.

Menhub menjelaskan, sejumlah rest area di jalan arteri telah disiapkan baik oleh pemda, kepolisian, maupun unsur terkait lainnya.

Baca Juga: Jokowi Ajak 3 Cucunya Naik Mobil Golf Keliling Gedung Agung Yogyakarta

“Mulai dari kantor kecamatan, kelurahan, kantor polisi, dan tempat-tempat lainnya sudah disiapkan sebagai tempat istirahat sementara,” sebut Menhub.

Masyarakat juga bisa mengupdate informasi terkini dari media sosial resmi milik operator jalan tol maupun kepolisian, sehingga mengetahui informasi terkait rekayasa lalu lintas yang sedang diterapkan pada saat itu.

Selanjutnya, untuk mengantisipasi arus balik di sektor penyeberangan (Bakauheni-Merak), sejumlah antisipasi telah disiapkan. Diantaranya yakni mengimbau masyarakat untuk membeli tiket jauh hari sebelum keberangkatan secara daring. Sehingga tidak terjadi penumpukan di area pelabuhan seperti yang terjadi pada arus mudik.

Selain itu, sejumlah dermaga tambahan masih terus dioperasikan seperti yang dilakukan pada arus mudik.

Baca Juga: Hati-Hati Melintasi Jalur Cinomati Saat Berwisata ke Dlingo Bantul, Ini Tips Melewati Tanjakan Maut

"Dari arah Sumatera, Pelabuhan Panjang di Lampung akan dimaanfaatkan untuk kendaraan besar seperti truk pengangkut barang, sehingga di Pelabuhan Bakauheni bisa memuat lebih banyak kendaraan lainnya," ujar Budi.

"Seperti mobil, bus dan sepeda motor. Begitupun di Merak, Pelabuhan Ciwandaran dan Indah Kiat akan terus dioperasikan untuk memecah kepadatan arus balik menuju Pelabuhan Penyeberangan Merak," sambungnya.

Penulis : Dina Karina Editor : Iman-Firdaus

Sumber :


TERBARU