> >

Tinjau Ragunan, Wapres Minta Prokes Diterapkan Secara Ketat

Sosial | 1 Mei 2022, 13:47 WIB
Wapres menginstruksikan pada pengelola Taman Margasatwa Ragunan Jakarta untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat saat libur Idulfitri 1443. (Sumber: wapres.go.id)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin menginstruksikan pada pengelola Taman Margasatwa Ragunan Jakarta untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat saat libur Idulfitri 1443.

Intruksi tersebut disampaikan Ma’ruf saat mengecek kesiapan Taman Margasatwa Ragunan dalam menghadapi lonjakan pengunjung khususnya agar tetap aman dari Covid-19, pada Minggu pagi (01/05/2022).

Maruf beserta Wury Maruf Amin tiba di Ragunan sekitar pukul 06.29 WIB, dan disambut oleh Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan Endah Rumiyati.

Baca Juga: Kepuasan Publik terhadap Ma’ruf Amin Turun, Jubir Wapres: Itu Lecutan Buat Kami

“Penerapan prokes ketat harus terus dilakukan kepada para pengunjung terlebih di masa libur lebaran,” kata Ma’ruf, dikutip dari keterangan resmi Wapres RI.

Kunjungan Ma’ruf an rombongan dimulai dari area Burung Pelikan, kemudian berjalan menyusuri jalan-jalan di area salah satu kebun binatang terbesar di Indonesia ini.

Tidak hanya mengecek penerapan prokes, Maruf juga mengecek beberapa kandang satwa seperti gajah, jerapah, burung unta, dan gorila.

Ia juga menanyakan kondisi, asal, dan berapa kali para satwa tersebut diberi makan.

“Gorila ini diberi makan apa dan berapa kali dalam sehari?” tanyanya.

Menjawab pertanyaan tersebut, seorang petugas bernama Helmi Veril memberikan penjelasan bahwa Gorila diberi makan 5 kali dalam sehari berupa roti, madu, buah-buahan, dan sayuran.

“Pukul 8 pagi sarapan berupa roti dicampur madu dan susu, pukul 9 dan 12 siang diberi makan sayuran dan buah, kemudian pukul 3 sore dan seterusnya diberi full buah-buahan,” terang Helmi.

Sementara, Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan Endah Rumiyati menjelaskan, untuk menghindari terjadinya peningkatan kasus Covid-19, sejauh ini pengelola telah melakukan berbagai upaya pencegahan.

Beberapa di antaranya adalah pengunjung harus mendaftar online H-1 dan sudah divaksin Covid-19.

“Pengunjung dewasa harus sudah divaksin minimal 2 kali sedangkan pengunjung anak minimal sekali. Selain itu, pengunjung harus juga menggunakan aplikasi Peduli Lindungi,” terangnya.

Baca Juga: Soal Larangan Ekspor Minyak Goreng, Wapres: Itu Kan untuk Kebaikan Semua Pihak

Lebih lanjut, Endah menuturkan bahwa pada area piknik telah dibuat lingkaran-lingkaran untuk menjaga jarak antarkeluarga pengunjung.

“Di sini kami sudah siapkan lingkaran-lingkaran. Jadi pengunjung dan keluarganya hanya boleh duduk di lingkaran tersebut,” jelasnya.

Pengelola, lanjut Endah,  juga telah menyebar berbagai spanduk dan poster penerapan prokes seperti imbauan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan etika batuk di tempat umum.

“Terkait spanduk imbauan prokes kami sebar baik di pintu masuk maupun titik-titik di sekitar kandang,” ujarnya.

Selain itu juga disiapkan keset desinfektan di pintu-pintu masuk dan tempat mencuci tangan di pinggir jalan.

“Alhamdulillaah sejak kemarin buka, prokes di Ragunan ketat sekali. Ada juga ini mungkin di tempat lain tidak ada yakni keset desinfektan. Jadi baik kendaraan yang masuk maupun pengunjung wajib melewati keset desinfektan tersebut,” ungkapnya.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU