> >

Evaluasi PPKM, Pemerintah Simpulkan Belum Perlu Injak Rem Ekonomi Terlalu Dalam

Update corona | 14 Februari 2022, 18:57 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan  (Sumber: Tangkapan layar video kanal Youtube Sekretariat Presiden RI)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Pemerintah menggelar konferensi pers hasil rapat terbatas evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dari hasil data mengenai penyebaran dan dampak varian omicron, pemerintah menyimpulkan masih aman untuk tidak menginjak rem aktivitas masyarakat yang dapat menekan ekonomi.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam keterangan pers, Senin (14/2/2022).

“Dengan tetap mengedepankan aspek kesehatan, pemerintah masih melihat adanya ruang bagi kita untuk tidak menginjak rem terhadap ekonomi terlalu dalam,” ujar Luhut yang juga merupakan Koordinator PPKM Jawa-Bali.

Dalam keterangannya, Luhut mengungkapkan sejumlah data terkait Covid 19 selama sepekan terakhir.

Baca Juga: Jakarta PPKM Level 3, Volume Penumpang KRL Turun

Menurut Luhut, rem belum perlu diinjak juga untuk menjaga ekonomi bisa tetap berjalan.

“Ini dilakukan semata-mata untuk terus menjaga keseimbangan sektor kesehatan dan ekonomi tetap baik,” paparmya.

Karena itu, pada periode PPKM selama sepekan ke depan, pemerintah memutuskan menyesuaikan kembali batas maksimum work from home (WFH).

Jika pekan sebelumnya, kapasitas perkantoran di daerah PPKM level 3, maksimal 25 persen, akan ditambah menjadi 50 persen.

Penulis : Vidi Batlolone Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


TERBARU