> >

Kronologi Bupati Abdul Gafur Mas'ud Ditangkap KPK, Jalan ke Mal Jaksel Bawa Uang Suap Rp1 Miliar

Hukum | 14 Januari 2022, 08:54 WIB
Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas'ud ditetapkan sebagai tersangka usai operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu malam (12/1/2022). (Sumber: Tribunkaltim.co/Aris Joni)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 11 orang di wilayah DKI Jakarta dan Kalimantan Timur pada Rabu (12/1/2022) dalam sebuah operasi.

Mereka yang ditangkap antara lain Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud, Nis Puhadi alias Ipuh (NP), Asdar (AD), dan Rizky (RK) selaku orang kepercayaan Abdul Gafur.

Baca Juga: KPK Dalami Dugaan Aliran Dana ke Partai Terkait Kasus Bupati Penajam Paser Utara

Kemudian, Nur Afifah Balqis (NAB) dari pihak swasta/Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan, Plt. Sekda Kabupaten Penajam Paser Utara Mulyadi (MI).

Selanjutnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara Edi Hasmoro (EH), Kepala Bidang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara Jusman (JM).

Berikutnya, Welly (WI) yang merupakan istri Mulyadi, Achmad Zuhdi alias Yudi (AZ) dari pihak swasta serta Supriadi alias Usup (SP).

Selain menangkap 11 orang tersebut, KPK juga mengamankan uang sekitar Rp1,4 miliar dari hasil operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Abdul Gafur Mas'ud dan kawan-kawan.

Baca Juga: Mahfud MD Beberkan Proyek Satelit Kemhan yang Rugikan Negara Hampir Rp1 Triliun

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, uang Rp1,4 miliar yang diamankan itu terdiri atas Rp1 miliar yang disita dalam bentuk tunai dan Rp447 juta yang ada di rekening bank.

"Seluruh pihak yang diamankan beserta barang bukti berupa uang serta sejumlah barang belanjaan dibawa ke Gedung Merah Putih (KPK) untuk dilakukan pemeriksaan dan permintaan keterangan," kata Alexander dalam konferensi persnya di Jakarta pada Kamis (13/11/2022) malam.

Alexander menjelaskan kronologi tangkap tangan terhadap Bupati Abdul Gafur dan kawan-kawan.

Berawal pada Rabu (12/1/2022) ketika tim KPK mendapat informasi dari masyarakat terkait dugaan penerimaan sejumlah uang oleh penyelenggara negara.

Baca Juga: Bupati Abdul Gafur Masud Ditangkap KPK Saat Jalan-Jalan di Mal, Belanjaan dan Koper Isi Uang Disita

Diduga, telah ada kesepakatan sebelumnya dan diberikan oleh para rekanan yang mengerjakan proyek serta perizinan usaha di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Tim KPK selanjutnya bergerak berpencar ke beberapa lokasi untuk menindaklanjuti informasi tersebut, di antaranya Jakarta dan Kalimantan Timur.

Namun sebelumnya, pada Selasa (11/1/2022) di salah satu kafe di Kota Balikpapan dan di daerah sekitar Pelabuhan Semayang Balikpapan, orang kepercayaan Abdul Gafur, Nis Puhadi, melakukan pengumpulan sejumlah uang.

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV


TERBARU