> >

PPP Minta KPK Fokus Tangani Perkara Besar, Kasus Kecil Serahkan ke Polisi dan Kejaksaan

Politik | 10 Desember 2021, 10:19 WIB

 

Wakil Ketua Umum PPP yang juga anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani meminta KPK untuk fokus menangani perkara rasuah yang nilai kerugian negaranya besar atau kasus megakorupsi. (Sumber: Tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPAS TV - Wakil Ketua Umum PPP dan anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk fokus menangani perkara rasuah yang nilai kerugian negaranya besar atau kasus megakorupsi.

Menurut dia, penyebab menurunnya kepercayaan publik ke KPK karena lembaga antirasuah itu kerap kali hanya melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), tapi tidak mengusut kasusnya hingga tuntas. 

Hal ini menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menilai pemberantasan korupsi di Indonesia masih belum baik sehingga masyarakat kecewa dengan kerja jajaran aparat penegak hukum dalam memberantas korupsi. 

Baca Juga: Ketua KPK: Presiden Jokowi Pemimpin Orkestra Pemberantasan Korupsi

"Yang disampaikan oleh Presiden Jokowi itu menurut saya perlu dimaknai bahwa pemberantasan korupsi itu tidak hanya bertumpu pada penindakan apalagi jika penindakannya hanya untuk kasus-kasus yang kecil saja, hanya berbasis OTT tapi kemudian tidak berkembang serta jika tidak tuntas menyentuh semua pihak yang mestinya diproses hukum," kata Arsul kepada Kompas TV, Jumat (10/12/2021).

Politikus PPP itu mengimbau agar KPK langsung berbenah diri dan mulai saat ini fokus dalam pemberantasan korupsi yang nilainya besar. 

"Pesan itu mengandung makna bahwa kasus-kasus korupsi besar apalagi yang sudah menjadi road map pemberantasan korupsi KPK itulah yang semestinya menjadi fokus," ujarnya.

Ia mencontohkan, penanganan perkara kasus besar itu seperti yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) saat mengungkap megakorupsi Jiwasraya dan Asabri. 

Baca Juga: Pesan Presiden Jokowi di Hari Antikorupsi: Kejar Buronan dan Aset yang Sembunyi di Luar Negeri

Penulis : Fadel Prayoga Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV


TERBARU