> >

Massa Padati Depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Teriakkan Upah buruh kurang!

Peristiwa | 8 Desember 2021, 11:42 WIB
Massa buruh yang hendak melakukan unjuk rasa memenuhi Jalan Medan Merdeka Selatan, di depan gedung Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/12/2021). (Sumber: Kompas.tv/HASYA NINDITA)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Massa buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak, Gas Bumi dan Umum (FSP KEP) DKI Jakarta memadati Jalan Medan Merdeka Selatan, tepatnya di Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/12/2021). 

Berdasarkan pantauan KOMPAS.TV, massa buruh mulai memadati depan gedung Balai Kota DKI Jakarta sejak pukul 10.50 WIB. Mereka datang menagih janji Anies Baswedan perihal kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta. 

"Hari ini kemari kembali ketemu dengan gedung yang mulia ini yang ada Pak Anies Baswedan. Pak Anies, mana janjinya?" kata orator yang berdiri di atas mobil komando. 

"Upah buruh kurang!" teriak orator tersebut. 

Baca Juga: Buruh Geruduk Balai Kota DKI dan Istana Tuntut Kenaikan UMP, Jalan-jalan Ini Ditutup

Massa yang mengenakan baju dominan berwarna hijau kemudian berkumpul di sekeliling mobil komando.

"Untuk itu kami menantang Gubernur Anies tidak hanya ngeprank tapi buktikan bahwa PP No. 36 Tahun 2021 tidak berlaku," teriak orator. 

"Hidup buruh!" teriak para buruh. 

Massa kemudian melanjutkan perjalanan menuju titik kumpul Patung Kuda Arjuna Wiwaha sekitar pukul 11.20 WIB setelah melakukan berorasi selama kurang lebih 20 menit di depan gedung Balai Kota DKI Jakarta. 

Berdasarkan pantauanpawai buruh yang hendak menuju Patung Kuda Arjuna Wiwaha sudah belangsung sekitar pukul 10.30 WIB.

Massa buruh yang tergabung dalam sejumlah serikat pekerja memenuhi Jalan Medan Merdeka Selatan sambil membawa sejumlah spanduk yang berbunyi permintaan kenaikkan UMP 2022. 

Baca Juga: Besok, Ribuan Buruh Geruduk Istana Tuntut Kenaikan UMP Minimal 10 Persen

Sebelumnya diberitakan, ribuan buruh dari sejumlah serikat pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menggelar unjuk rasa menuntut kenaikan upah minimum provinsi (UMP) minimal 10 persen. 

Ketua KSPI, Said Iqbal, mengatakan bahwa serikat pekerja yang akan turun yakni KSPI, KPBI, dan FSPMI.

Aksi unjuk rasa nasional, katanya, akan dipusatkan di Istana Kepresidenan, Gedung MK, dan Balai Kota DKI Jakarta.

"Hari ini aksi masih dipusatkan di daerah masing-masing, sementara aksi unjuk rasa nasional dipusatkan di Istana, Gedung MK, dan Balai Kota DKI Jakarta akan dilakukan 8 Desember 2021," kata Said dikutip Antara, Selasa (7/12).

Baca Juga: Buruh Pabrik Karet Mogok Kerja

Menurut Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Ilhamsyah buruh yang siap mengikuti demo di Istana Negara sekitar 10 ribu orang.

"Besok baru semua buruh dari wilayah Jabodetabek akan merapat ke Istana. Kawan-kawan yang sudah konfirmasi ada sekitar 10 ribu," kata Ilhamsyah, Selasa.

Penulis : Hasya Nindita Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU