> >

Menko PMK Minta Kemenkes Kirim Dokter Spesialis untuk Korban Luka Bakar Erupsi Semeru

Peristiwa | 6 Desember 2021, 12:12 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy saat menjenguk korban luka bakar di RSUD Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. (Sumber: Kompastv/Ant)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengirim bantuan peralatan guna membantu korban luka bakar di RSUD Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Selain itu, Muhadjir meminta Kemenkes untuk mengutus dokter spesialis, dokter subspesialis, dan perawat dari kalangan bedah plastik yang sudah berpengalaman merawat pasien luka bakar.

"Kondisi luka bakar separah itu, korban tidak bisa dibawa ke RS yang representatif dan lokasinya cukup jauh," kata Muhadjir Effendy seperti diwartakan Antara, Senin (6/12/2021).

"Tadi saya sudah meminta Pak Menkes untuk segera mengirimkan bantuan-bantuan itu," ujarnya.

Perlu diketahui, ada sebanyak 16 korban luka bakar akibat guguran awan panas Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasirian.

Baca Juga: Pantauan Udara BNPB: Masih Ada Kepulan Asap di Material Awan Panas Guguran Gunung Semeru

Enam orang di antaranya, kata Muhadjir mengalami luka bakar sampai 80 persen. Adapun korban luka bakar dengan persentase tersebut diklasifikasikan sebagai pasien kritis.

"Bahkan, ada korban yang alami luka bakar sampai 80 persen. Karena itu, ini sedang kami perhatikan secara khusus untuk korban-korban ini yang terbakar," ujarnya.

Lebih lanjut, Muhadjir mengatakan pemerintah sedang fokus menyelamatkan korban letusan Gunung Semeru. 

Adapun korban cedera akibat letusan Gunung Semeru di RSUD Pasirian tidak hanya yang mengalami luka bakar parah, ada pula korban cedera yang tertimpa reruntuhan bangunan.

Penulis : Nurul Fitriana Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV/Antara


TERBARU