> >

Valencya: Voice Note Marah-Marah Tidak Pernah Diperdengarkan, Hanya Transkip yang Dipenggal-penggal

Hukum | 18 November 2021, 23:07 WIB
Valencya Lim alias Nengsy Lim menjadi terdakwa dan dituntut 1 tahun penjara karena memarahi suami yang suka mabuk-mabukan. (Sumber: KOMPAS TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Valencya Lim alias Nengsy Lim mengaku pernah memarahi suami melalui voice note.

Voice note atau pesan suara ini jugalah yang menjadi bukti Chan Yung Ching, suami Valencya, saat melayangkan laporan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) berbentuk psikis ke Polda Jawa Barat.

Laporan tersebut berujung ke pengadilan dan membuat Valencya dituntut 1 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU).

Menurut Valencya, voice note yang menjadi barang bukti KDRT tersebut tidak pernah diperdengarkan di persidangan dan hanya berupa transkip.

Baca Juga: Habis Terang Terbitlah Kriminalisasi Jadi Judul Pledoi Valencya, Istri yang Dituntut 1 Tahun Penjara

Tak hanya itu, Valencya menilai transkip voice note tersebut juga tidak sama dengan pernyataan yang sebenarnya.

Awalnya pada Februari 2019, Chan Yung Ching suami Valencya meninggalkan rumah setelah terjadi cekcok rumah tangga.

Valencya yang masih kesal kemudian menghubungi dengan ocehan, tapi Chan Yung Ching mematikan telepon. 

"Saya voice note, saya marah. Namanya istri, marah. Tidak tahunya voice note jadi alat bukti," ujar Valencya di program Rosi KOMPAS TV, Kamis (18/11/2021).

Baca Juga: Eksklusif! Pengakuan Valencya, Istri yang Dituntut 1 Tahun Penjara karena Marahi Suami (3) - ROSI

Valencya menjelaskan alasan dirinya marah-marah perihal perilaku suami yang tidak pernah berubah. Menurutnya, Chan Yung Ching suka mabuk, berjudi dan selingkuh.

Penulis : Johannes Mangihot Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV


TERBARU