> >

Anggota MUI Ditangkap Terkait Terorisme, Pengamat: JI Bisa Menyusup di Pemerintahan, TNI, dan Polri

Berita utama | 18 November 2021, 09:51 WIB
Pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan (Sumber: Tangkapan layar YouTube Kompas TV/Ninuk)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Penangkapan Anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait jaringan Jamaah Islamiyah (JI) dinilai patut diwaspadai institusi lain.

Sebab, fakta itu tidak menutup kemungkinan jika institusi, lembaga, atau kementerian telah disusupi oleh jaringan terorisme.

Demikian diungkapkan pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan, dalam keterangannya di Sapa Indonesia Pagi KOMPAS TV, Kamis (18/11/2021).

“Bila seorang tokoh di MUI saja walaupun itu bagian penting di sana tetapi membuktikan bahwa kalau di MUI saja bisa tersusupi apalagi organisasi-organisasi masyarakat yang lain,” kata Ken.

“Termasuk ya mereka bisa menyusup di kalangan pemerintahan, ASN, termasuk di TNI-Polri. Jadi ini menjadi evaluasi kita bersama.”

Apalagi, sambung Ken, modus yang dilakukan jaringan terorisme untuk bisa masuk ke semua lini begitu beragam.

Satu contohnya adalah, dengan keberadaan yayasan amal Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA) yang ternyata berada di balik jaringan teroris Jamaah Islamiyah.

Baca Juga: Tolak Dikaitkan pada Sepak Terjang Ahmad Zain An Najah, MUI Klaim Punya Badan Antiterorisme

“Orang semua terkaget-kaget, ternyata ini terkait dengan terorisme,” ujarnya.

Penjelasan MUI

Merespons penangkapan Ahmad Zain An Najah terkait jaringan teroris Jamaah Islamiyah. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah Cholil Nafis memastikan tindakan yang dilakukan Ahmad Zain An Najah adalah pribadi dan tidak terkait institusi.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


TERBARU