> >

Anies Sebut Target Program Jakpreneur Tidak Hanya Tercapai, tapi Terlampaui

Peristiwa | 25 Oktober 2021, 09:21 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan tanggpan baik terkait penetapan Ibu Kota sebagai tuan rumah Formula E 2022. (Sumber: Kompastv/Ant)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan target program Jakpreneur, atau dulunya dikenal sebagai OK-OCE atau One Kecamatan Once for Center Enterpreneurship, sudah terlampaui. 

Anies mengklaim, program mencetak wirausaha baru di DKI Jakarta tersebut kini sudah mencetak lebih dari 200.000 wirausaha. 

"Targetnya adalah bisa menumbuhkan 200.000 entrepreneur baru di tahun 2022. Ini targetnya, dan Alhamdulillah target itu tidak tercapai, tapi terlampaui," kata Anies dalam acara Malam Apresiasi Jakpreneur Fest 2021 di Museum Bank Mandiri, Jakarta, Minggu (24/10/2021).

Anies mengatakan, anggota program tersebut sudah mencapai 281.000. Dari jumlah anggota itu, Anies menyebut baru 176.000 anggota yang resmi dilantik mengikuti program Jakpreneur untuk selanjutnya mendapatkan pelatihan dan akses permodalan.

"176.000 yang sudah dilantik dan 155.000 yang kini didampingi oleh program Jakpreneur," ujar dia.

Baca Juga: LBH Jakarta Kritik DKI Soal Realisasi Rumah DP 0 Rupiah, Ini Jawaban Pemprov DKI

Suksesnya program Jakpreneur tersebut, kata Anies, tidak terlepas dari kolaborasi seluruh pihak yang mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di DKI Jakarta.

"Ini adalah kerja kolaborasi yang luar biasa. yang terlibat di sini bukan hanya pemerintah. Pemerintah memfasilitasi namun banyak kolaborator kita," ujar dia.

Sebelumnya, target permodalan program Jakpreneur yang berubah pernah mendapat kritik dari Anggota DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono.

Program itu sebelumnya menargetkan akan mencetak 361.518 wirausaha baru, namun, target tiba-tiba berubah menjadi 278.971 wirausaha.

Ketua Fraksi PDI-Perjuangan itu menyebut target program tersebut diubah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022.

Kemudian realisasi target wirausaha hanya mencapai 1.064 anggota program Jakpreneur yang mendapat akses permodalan per 2 Agustus 2021.

"Hanya sebanyak 0,3 persen saja (yang terealisasi), namun dalam RPJMD perubahan targetnya turun menjadi 278.971 wirausaha baru. Data di atas dapat kami simpulkan bahwa tanpa adanya pandemi pun program ini akan sulit mencapai target yang sudah dicanangkan," ucap Gembong, dikutip dari Kompas.com. 

Baca Juga: LBH Jakarta Soroti Swastanisasi Air, Pemprov DKI Pastikan Akan Akhiri Kontrak dengan Mitra Swasta

 

Penulis : Hasya Nindita Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU