> >

Polantas yang Goda Wanita Pengendara Motor Diperiksa Propam, Dirlantas: Hormati Masyarakat

Hukum | 30 September 2021, 23:41 WIB
Ilustrasi polisi. (Sumber: Tribunnews.com)

"Singkatnya disuruh minggir, trus dimintain surat-surat. Semua masih aktif. Diserahkanlah ke polisi inisial FA ini," tulis RNA.

"Pas gue copot helm, polisinya (FA) ngomong gini, 'oh cewek...'."

RNA kemudian membahas dialog yang terjadi antara dirinya dan polisi berinisial FA tersebut. Kepada RNA, FA bertanya apakah RNA sehabis pulang dari bekerja? RNA menjawab bahwa dia baru pulang dari rumah temannya.

Baca Juga: Cowok Wajib Tahu, 5 Bagian Tubuh yang Bikin Wanita Tertarik

FA kemudian bertanya RNA hendak ke mana sembari melihat KTP dirinya. RNA menjawab, dia akan kembali ke kosannya.

"Belom nikah?" tanya FA kepada RNA.

RNA mengaku heran dengan pertanyaan itu. Meski demikian, dia tetap meneruskan pembicarannya dengan FA.

Hingga akhirnya, FA menanyakan nomor ponsel RNA. Ia memberikan nomor ponselnya, dan dibiarkan pergi oleh FA tanpa ditilang.

Setelah sampai di kosannya, RNA menerima pesan dari FA. Karena tak dibalas olehnya, FA menelepon RNA sekitar pukul 03.30 WIB.

Baca Juga: Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Penuh Luka Tusuk di Pinggir Tol Kayu Agung-Palembang

Namun, dia tak mengangkat telepon itu. Pada siang di hari yang sama, pesan dari FA semakin banyak. Dia membaca pesan-pesan itu, tapi tak kunjung membalasnya.

"Enggak gue bales, dia nelpon-nelponin gue sambil nge-chat begitu.. serem banget.. segala-gala mau main ke kosan pula," urai RNA.

Belakangan, RNA diperiksa di Polres Metro Tangerang Kota, Kota Tangerang, pada Rabu (29/9/2021). Saat diperiksa kepolisian, RNA menceritakan kronologi perilaku tidak menyenangkan yang diterima dari FA.

Hasil pemeriksaan, kata dia, kasus tersebut kemungkinan bakal diseret hingga ke sidang kode etik.

"Di dalam, tadi saya memang cuma ditanyain aja kronologi seperti apa, penyelesaiannya bagaimana," ucapnya saat ditemui usai pemeriksaan, Rabu malam.

Baca Juga: Takut Ketahuan Orang Tua, Wanita Buang Bayi yang Baru Dilahirkan

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV/Kompas.com


TERBARU