> >

PDIP soal Kinerja Anies: Sampai Tahun Keempat Belum Mampu Tentukan Skala Prioritas Keuangan Daerah

Politik | 22 September 2021, 15:10 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur pada tahun 2019, Selasa (21/9/2021). (Sumber: KOMPAS TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) ikut memberikan penilaian terhadap kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. PDI Perjuangan mengatakan, Anies Baswedan dalam 4 tahun kepemimpinannya belum mampu menunjukkan skala prioritas pada kinerjanya.

Hal tersebut disampaikan oleh Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Gembong Warsono, Rabu (22/9/2021).

“Saya nggak mau komentarin Mas Giring, tapi itu penilaian sendiri. Tapi kalau ditanya PDI Perjuangan, sampai tahun keempat Pak Anies belum mampu. Ini soal skala prioritas dalam pengelolaan keuangan daerah,” ujarnya.

“Di saat keuangan daerah terbatas maka tugas pemimpin mampu buat skala prioritas.”

Baca Juga: Gubernur DKI Dipanggil KPK, Demokrat: Apa Ini untuk Persulit Anies Jelang Pilpres 2024?

Meski demikian, Gembong mengatakan kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan tidak bisa dikatakan sepenuhnya gagal. Sebab, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam penanganan pandemi Covid-19 mampu mencapai target vaksinasi.

“Soal gagal nggak gagal, nggak juga. Keseriusan Pemprov misal vaksinasi. Pencapaian target vaksinasi bukan hanya tugas pemprov tapi juga kolaborasi, tapi di luar penanganan covid gimana, Pemprov mampu mengentaskan akibat covid,” katanya.

Sebelumnya politisi PSI Giring Nidji yang berkeinginan menjadi calon presiden di pemilu 2024 melontarkan pernyataan menohok kepada Anies Baswedan.

Musisi yang kini memilih jalur menjadi politisi tersebut, bahkan mengajak masyarakat untuk tidak memberikan dukungan bagi Anies Baswedan di Pilpres 2024. Menurut Giring, Anies Baswedan adalah figure pembohong yang pura-pura peduli dengan penderitaan masyarakat.

Baca Juga: KPK Beberkan Pemeriksaan Anies Baswedan soal Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Munjul

"Pura-pura peduli adalah kebohongan Anies Baswedan di tengah pandemi dan penderitaan orang banyak. Rekam jejak pembohong ini harus kita ingat sebagai bahan pertimbangan saat pemilihan nanti di 2024,” kata Giring melalui video yang diunggah akun Twitter resmi PSI.

“Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan pembohong. Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan Anies Baswedan.”

Dalam pendapatnya, Giring juga menuliskan harapannnya agar Indonesia tidak jatuh di tangan Anies Baswedan.

“Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan pembohong, jangan sampai jatuh ke Anies Baswedan. Seorang pemimpin sejati akan berupaya sekeras mungkin untuk menyelamatkan rakyat, menyelamatkan kepentingan yang lebih besar. Seorang pembohong tidak demikian,” katanya.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU