> >

Termasuk Ali Kalora, Tujuh Teroris Poso Tewas di Tangan Koopgabsus Tricakti TNI sejak Awal 2021

Peristiwa | 21 September 2021, 23:04 WIB
Ilustrasi. Personel Koopgabsus Tricakti TNI saat memburu kelompok teroris MIT di areal hutan (Sumber: Dok. TNI)

Saat penyergapan tersebut, Ali Kalora tertembak di kaki, namun dia bisa melarikan diri bersama Jaka Ramadan dengan melompat ke jurang yang memanfaatkan cuaca gelap di hutan lebat. 

Baca Juga: Keluarga Jemput Jenazah Pemimpin Teorirs MIT Ali Kalora di RS Bhayangkara Palu

Qatar dan Rukli

Kemudian, Koopsgabsus TNI bersama Satgas Madago Raya kembali menewaskan dua teroris lainnya. Itu terjadi setelah Tim Tricakti 3 Koopsgabsus TNI mengikuti jejak pelarian kelompok Qatar di wilayah perbukitan pedalaman hutan Tokasa, Tanahlanto, Kabupaten Parimo. 

Dalam pengejaran tersebut, Qatar dan Rukli tewas di tempat dalam operasi senyap yang berlangsung pada Minggu (11/7), sekitar pukul 03.00 WITA. Qatar selama ini dikenal sebagai eksekutor utama teroris Poso yang dikenal sadis. 

Ia dipanggil Amir atau pimpinan dalam jaringan kelompok teroris Poso tersebut. Hal ini terungkap dalam sejumlah dokumen yang berhasil dibongkar dan dianalisa Tim Analis Koopsgabsus. 

Selama ini, Qatar dan Ali Kalora berpisah karena ada ketidakcocokan dan pertentangan di antara dua pemimpin teroris tersebut. 

Baca Juga: Daftar Barang Ali Kalora yang Tewas Ditembak Satgas Madago Raya, Ada Senjata M-16 hingga Beras

Abu Alim
Kemudian, tim gabungan Satgas Madago Raya menyergap dan menembak mati teroris bernama Abu Alim, enam hari pasca-penyergapan Tokasa, Sabtu (17/7). 

Ali Kalora dan Jaka Ramadan
Melalui operasi yang terintegrasi secara terus-menerus, personel TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Madago Raya yakni Tim Sogili kembali menewaskan dua teroris di perkebunan dekat perkampungan Dusun Astina, Balinggi, Parimo, pada Sabtu (18/9). 

Hasil identifikasi korban tewas adalah Ali Kalora dan Jaka Ramadan. Dengan demikian, operasi perburuan yang digelar Satgas gabungan TNI dan Polri telah melumpuhkan tujuh teroris MIT Poso.

"Termasuk tokohnya yakni Qatar dan Ali Kalora dalam periode Januari hingga pertengahan September 2021," terang dia.

Baca Juga: Satgas Madago Raya Buru Empat Anggota MIT, Kapolda Pastikan Tidak Ada Pengganti Ali Kalora

Sementara itu, Panglima Koopsgabsus Tricakti Mayjen TNI Richard T H Tampubolon menyebut saat ini tinggal empat teroris yang tersisa.

Penulis : Gading Persada Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV/Antara


TERBARU