> >

Isu Childfree jadi Pembahasan Hangat, BKKBN: Ini Terkait dengan Pentingnya Edukasi Reproduksi

Gaya hidup | 6 September 2021, 13:07 WIB
Ilustrasi Childfree: sebuah gaya hidup oleh pasangan suami istri yang memilih untuk tidak mempunyai anak. (Sumber: Kompas.tv/Ant.)

"Kekuatan keluarga adalah anak, tanpa memiliki anak, kalau ada konflik yang berat, konflik itu akan semakin berat," kata dr. Hasto.

Sementara, lanjutnya, apabila memutuskan pilihan childfree, konflik-konflik bisa lebih cenderung terjadi. "Anak itu memperkuat ikatan. Anak terkadang menjadi pengingat untuk orang tua. Bukan cuma soal cinta-kasih, tapi juga berpengaruh ke hal lain dan bermakna," imbuhnya.

Ia memaparkan, sejak tahun 2017, angka perceraian meningkat signifikan. Dari jumlah pernikahan sebanyak 2 juta per tahunnya, angka perceraian per tahun mendekekati 300 ribu. Mengenai faktor utama penyebab perceraian secara umum yaitu, seperti perselingkuhan, ekonomi, ketidakstabilan emosi, kurangnya rasa hormat terhadap pasangan, dan lain-lain.

Dengan demikian, BKKBN telah menyiapkan beberapa tools untuk para pasangan calon keluarga, untuk menilai kesiapan mereka. Mulai dari dari kesiapan usia, fisik, mental, finansial, moral, emosi, sosial, interpersonal, keterampilan hidup, dan kesiapan intelektual. Secara praktis bisa dilihat dicoba melalui situs web siapnikah.org.

Baca Juga: Angka Stunting Naik Akibat Pandemi, BKKBN Beri Sejumlah Solusi

 

Penulis : Fransisca Natalia Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV/Antara


TERBARU