> >

Respon Risma untuk Surat Gubernur Jakarta Anies yang Menyoal BST Telat Cair karena Ada Data Ganda

Sosial | 4 Agustus 2021, 04:45 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharani saat Konferensi Pers di Jakarta, Selasa (3/8/2021) (Sumber: Kompas.tv)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengaku tidak tahu perkara surat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal terlambatnya pencairan bantuan sosial tunai (BST).

Dalam surat itu, disebutkan Anies meminta permasalahan data penerima BST yang dobel dari Kementerian Sosial (Kemensos) agar segera diperbaiki.

Kendati demikian, Risma mengaku pernah menjalin koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta guna membahas penyaluran BST.

Namun, saat itu agenda yang dibahas bukan persoalan data ganda melainkan mekanisme penyaluran yang diusulkan melalui bank.

Baca Juga: Anies Baswedan Bersurat soal Data Ganda Penerima Bansos, Begini Respons Risma

"Kami rapatkan dengan Bank DKI, kalau tidak salah satu atau dua minggu yang lalu, tapi ternyata mereka (Bank DKI) tidak bisa karena harus membuat rekening baru," kata Risma, dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (3/8/2021).

Risma menjelaskan bahwa Kemensos sejatinya tidak butuh waktu lama untuk menyalurkan BST meskipun lewat PT Pos Indonesia.

Sementara untuk masalah perbaikan data penerima, Risma menekankan, Kemensos siap membuka kembali komunikasi dengan Pemprov DKI Jakarta.

"Silakan komunikasi dengan kami, Insyaalah kami akan buka semuanya, tidak ada yang ditutupi," ujar mantan Walikota Surabaya tersebut.

Baca Juga: Ada Pemotongan Bansos, Mensos Risma Tegaskan Pendamping Sosial Sudah Dapat Gaji dari Kemensos

Penulis : Aryo Sumbogo Editor : Gading-Persada

Sumber : Tribunnews.com


TERBARU