> >

Mual dan Pusing Saat Melihat Daging? Kenali Carnophobia atau Fobia Daging

Kesehatan | 19 Juli 2021, 19:34 WIB
Ilustrasi  daging kurban. (Sumber: Shutterstock)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Hari Raya Iduladha identik dengan daging karena sebagian dari umat Muslim melakukan kurban dengan menyembelih sapi atau kambing.

Dari sekian euforia Iduladha, terdapat fakta unik bahwa terdapat seseorang yang mengalami kondisi ketakutan pada daging atau fobia daging.

Melansir Fear AZ, Senin (19/7/2021), fobia daging disebut sebagai carnophobia merupakan ketakutan yang berlebih terhadap daging. Kondisi ini dapat dirasakan oleh penderitanya melalui bau, penglihatan, atau rasa dari daging.

Penderita carnophobia biasanya memilih menghindari tempat-tempat yang menyajikan daging dan tidak akan memakan masakan dari daging. Jika mereka mengira telah mengonsumsi daging tanpa sadar, otak akan memikirkan kemungkinan yang buruk sehingga membuat tubuhnya merasa sakit secara fisik.

Baca Juga: Mengenal Trypanophobia: Takut atau Fobia terhadap Jarum Suntik

Beberapa penderita carnophobia bahkan menunjukkan reaksi yang parah seperti denyut nadi meningkat, berkeringat, melarikan diri, dan panik, hanya dengan memikirkan tentang daging.

Lantas, mengapa hal ini bisa terjadi?

Carnophobia dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti faktor genetik, sensorik, memiliki trauma terhadap daging, perilaku makan, hingga faktor lingkungan.

Dari beberapa faktor tersebut, penyebab carnophobia yang paling umum adalah pengalaman traumatis yang melibatkan daging, misalnya mengalami kecelakaan saat membeli daging, menderita sakit karena mengonsumsi daging, melakukan perjalanan traumatis ke toko daging, dan lain sebagainya.

Penyebab carnophobia juga bisa datang dari perilaku atau pola makan, apakah orang tersebut vegetarian atau vegan, atau apakah orang tersebut baru saja beralih dari makan daging ke makanan nabati.

Meski tak banyak kasus carnophobia karena hal ini, namun perubuhan gaya hidup ini bisa berkembang menjadi kebencian hingga ketakutan terhadap daging.

Penyebab lain dari carnophobia bisa terjadi karena reaksi terhadap rasa atau tekstur daging. Hal ini bisa membuat seseorang yang tidak menyukai rasa daging mengembangkannya menjadi  fobia.

Baca Juga: Panjat Patung T-Rex Setinggi 3 Meter, Perempuan Ini Baru Tahu Ia Fobia Ketinggian dan Tak Bisa Turun

Gejala carnophobia

Gejala carnophobia meliputi gejala fisik dan psikologis, di mana sebagian besar gejala ini dihubungkan dengan pemicu dan penyebab carnophobia. Berikut gejala fisik dari carnophobia:

  • Sesak di dada atau tersedak
  • Kesulitan bernapas
  • Mual atau muntah
  • Kehilangan selera makan
  • Hiperventilasi
  • Mulut kering
  • Peningkatan denyut jantung
  • Gemetar atau gemetar
  • Berkeringat
  • Sakit perut
  • Kebingungan
  • Pusing

Baca Juga: Besok Hari Raya Iduladha, Ketahui Batas Aman Konsumsi Daging Per Hari

Adapun gejala psikologis dari carnophobia adalah:

  • Perubahan suasana hati
  • Ketakutan
  • Serangan panik
  • Ketidakmampuan untuk berkonsentrasi
  • Mudah marah
  • Takut sakit karena makan daging
  • Takut pada binatang
  • Pikiran obsesif tentang daging yang disembelih
  • Rasa bersalah atau malu

Mengingat daging merupakan sumber nutrisi bagi tubuh, terutama protein, tidak memakan daging mungkin tidak sehat. Carnophobia dapat diatasi dengan terapi psikologis, latihan, dan pengobatan.

Fear AZ juga menyebutkan bahwa fobia daging ini dapat disembuhkan sendiri melalui mindfulness, diet, olahraga, tidur yang cukup, dan bergabung dengan kelompok self-help.

Penulis : Fiqih Rahmawati Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Fear AZ


TERBARU