> >

Pakar Wabah Beberkan Strategi Hadapi Varian Delta dan Waktu PPKM Darurat Selesai

Kesehatan | 16 Juli 2021, 18:06 WIB
Siswa SMP Negeri 6 Jayapura dengan masker Senin (13/7/2020). Indonesia saat ini menghadapi penularan masif varian Delta Covid-19 di tengah PPKM Darurat. (Sumber: Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pakar wabah atau epidemiolog Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono meminta pemerintah melakukan lockdown lokal di kecamatan atau kelurahan. Ia mengatakan, strategi ini perlu untuk menghadapi varian Delta Covid-19.

“Di Pulau Jawa dan Bali, PPKM darurat ini berhadapan dengan varian baru Covid-19, varian Alpha dan varian Delta yang lebih banyak. Berhadapan dengan varian ini, kita harus melakukan lockdown di mana varian itu ada,” ujar Tri kepada Kompas TV, Jumat (16/7/2021).

Ia membeberkan, lockdown atau karantina wilayah itu dapat diberlakukan di kecamatan atau kelurahan yang tertular varian Delta saja.

Baca Juga: Sejak PPKM Darurat Diberlakukan, Jumlah Penumpang KRL Jabodetabek Turun 43%

“Jadi, kalau varian itu tersebar di kecamatan, maka lockdown di kecamatan. Kalau varian itu tersebar di kelurahan, lockdown di kelurahan. Jangan sampai varian itu keluar,” kata Tri.

Tri mengatakan, masyarakat juga perlu mengenali penularan Covid-19 karena varian Delta.

“Kalau ada klaster di rumah tangga yang tertular lebih dari 4 orang, kemungkinan besar itu varian Delta,” ungkap Tri. 

“Karena kalau varian Covid-19 yang lama, penularannya hanya pada 2 sampai 4 orang paling banyak,” imbuhnya.

Selain itu, varian Delta juga dapat menyebabkan gejala penyakit yang lebih cepat dari varian lain.

“Kemudian juga kecepatannya. Kalau varian Delta itu, kecepatannya bisa sehari atau dua hari sakit pada klaster tersebut,” kata Tri.

Harapannya, masyarakat yang bisa mengenali varian Delta dapat segera melakukan lockdown lokal sendiri.

“Kita akan membendung varian baru itu. Kalau pembendungan itu berhasil, maka perang terhadap varian baru itu berhasil,” ujar Tri.

Penulis : Ahmad Zuhad Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU