> >

Cerita Ketua MPR Bambang Soesatyo Ikut Geram Cara Pinjol Teror Nasabah

Peristiwa | 17 Juni 2021, 17:11 WIB
Ilustrasi pinjaman online (Sumber: SHUTTERSTOCK/Joyseulay)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Korban-korban pinjaman online (pinjol) di masyarakat terus berjatuhan. Tak pandang latar belakangnya, banyak yang sudah jadi korban. Terlebih dengan cara-cara penagihan yang tak manusiawi.

Hal ini pun memantik reaksi dari Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo. Bahkan, Bamsoet pun juga geram dengan cara-cara kerja dari pinjol ilegal.

Reaksi dari Bamsoet diungkapkannya melalui postingan di akun Instagram miliknya @bambang.soesatyo pada Selasa (15/6/2021).

“PARAH! Cara-cara seperti ini yang harus ditertibkan dan ditindak tegas!” tulis Bamsoet seperti dikutip KompasTV, Kamis (17/6/2021).

Baca Juga: Kronologi Pegawai Pemkab Boyolali Terjebak Pinjol, Pinjam Rp900.000 jadi Rp75 Juta dalam 2 Bulan

Tak hanya membubuhkan keterangan, politikus Partai Golkar itu juga menyertakan pula video singkat yang menampilkan gambaran diduga saat pelaku pinjol menagih pinjaman kepada nasabahnya.

Dalam postingan itu, ada tiga video singkat. Video pertama menampilkan seorang pria yang kemungkinan adalah operator pinjol. Pada video tersebut, di depan sebuah komputer, si pria yang mengenakan headset, tampak tengan berbicara dengan seseorang.

Dengan suara berteriak, terdengar pula suara pria itu dengan nada kasar dan mengancam agar orang yang ditelponnya segera melunasi pinjaman.

“Cepet dilunasin t****, utang lo bayar, g*****,” terdengar suara pria tersebut.

Baca Juga: Pahami Aturan Pinjaman Online Agar Aman

Tak jauh berbeda dengan video yang kedua. Kali ini, seorang perempuan yang diduga juga sebagai operator pinjol.

Dia juga tampak berkomunikasi dengan seorang, namun bedanya, orang yang diajak berkomunikasi ini diduga bukan nasabah pinjol tersebut, melainkan orang yang nomornya dijadikan jaminan oleh nasabah.

Meski begitu, terdengar juga suara-suara tidak etis dan kasar dari perempuan tersebut saat menghubungi orang yang ditelponnya.

Kemudian di video ketiga menampilkan pengakuan sejumlah korban pinjol ilegal.

Penulis : Gading Persada Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU