> >

Mendagri Ajukan Anggaran Persiapan Pemilu 2024 Rp 1,9 Triliun

Peristiwa | 9 Juni 2021, 16:54 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat sebelum pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). (Sumber: KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

JAKARTA, KOMPAS.TV -  Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengajukan anggaran sebesar Rp 1,902 triliun untuk mendukung persiapan Pemilu 2024.

Pengajuan anggaran itu disampaikan Mendagri Tito Karnavian saat rapat kerja bersama Komisi II DPR, Rabu (9/6/2021).

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPR Junimart Girsang itu mengagendakan pembahasan Rencana Kerja Anggaran tahun 2022.

Baca Juga: Polri Ajukan Anggaran Tambahan Rp 28,5 Triliun untuk Tahun 2022

Pada rapat tersebut, Tito Karnavian menyebutkan Kemendagri mendapatkan pagu indikatif anggaran 2022 sebesar Rp 3.040.285.956.000.

"Ini memang mengalami penurunan dibanding 2021, Rp 3.204.700.438.00, turun sebesar Rp 164.414.482.000," kata Tito di Ruang Rapat Komisi II DPR, Senayan, Jakarta.

Pagu indikatif Rp 3,04 triliun itu dibagi menjadi dua kelompok, yaitu berdasarkan kelompok belanja operasional sebesar Rp 1,4 triliun dan non-operasional sebesar Rp 1,626 triliun.

Kemendagri juga mengusulkan tambahan anggaran 2022 sebesar Rp 1,902 triliun.

Usulan tambahan anggaran itu satu di antaranya digunakan untuk mengamomodir tahapan-tahapan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 yang dimulai pada 2022.

"Dengan memperhitungkan terutama tahapan-tahapan pemilu dan pilkada serentak 2024 sudah dimulai dilaksanakan di tahun 2022," jelas Tito.

Tito mengatakan jumlah ini merupakan hasil koordinasi antara Kemendagri, KPU, Bawaslu, dan lembaga terkait pada 23 Maret 2021 lalu.

Baca Juga: Kemendagri Siapkan E-KTP Digital yang Tersimpan di Ponsel, Bisa Lacak Lokasi Penduduk

Anggaran Rp 1,9 triliun itu nantinya akan dibagi dalam beberapa kelompok.

Untuk Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) dialokasikan dana Rp 1,6 triliun.

Selebihnya untuk Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan (Ditjen Adwil) dan Ditjen Dukcapil.

"Mohon dukungan dari DPR RI, agar kebutuhan anggaran lebih-kurang sebesar Rp 1,902 triliun dapat disetujui dan diakomodasi dalam pagu anggaran Kemendagri tahun 2022," pungkas mantan Kapolri itu.

 

Penulis : Fadhilah Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU