> >

Bentuk Solidaritas, Pegawai KPK Minta Pelantikan Jadi ASN Ditunda

Update | 31 Mei 2021, 10:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kabar soal adanya pegawai KPK yang meminta penundaan pelantikan sebagai ASN muncul. Pegawai KPK meminta penundaan sambil menunggu penyelesaian polemik 51 pegawai yang tidak diterima.

Permintaan penundaan pelantikan ini dikabarkan sebagai bentuk solidaritas terhadap pegawai yang tak lolos mengikuti tes wawasan kebangsaan sebagai salah satu syarat penerimanaan sebagai ASN.

Kabar ini dibenarkan oleh sejumlah pegawai KPK yang tak lolos tes kebangsaan.

Sebelumnya BKN mengatakan ada 51 dari 75 pegawai gagal lolos tes wawasan kebangsaan memiliki nilai merah dan tak memungkinkan dibina untuk menjadi ASN.

Mantan Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar Komisi dan Instansi KPK, Sujanarko mengatakan ada sekitar 600 pegawai KPK yang lolos tes wawasan kebangsaan meminta untuk menunda pelantikan sebagai ASN.

Sujanarko mengatakan salah satu alasan penundaan adalah karena para pegawai yang lulus meminta agar polemik soal tes wawasan kebangsaan ini harus diselesaikan terlebih dahulu.

Ia menyebut perwakilan dari 75 pegawai yang tidak lulus TWK mengapresiasi dukungan yang diberikan pegawai KPK yang lulus.

Pimpinan KPK sejauh ini masih belum memberi komentar terkait permintaan penundaan pelantikan pegawai KPK menjadi ASN.

Proses pelantikan masih tetap dijadwalkan berlangsung pada 1 Juni bertepatan dengan hari lahir Pancasila.

Ada sekitar 1.271 pegawai KPK yang lolos tes asesmen dan akan dilantik sebagai ASN.

Penulis : Reny-Mardika

Sumber : Kompas TV


TERBARU