> >

Proses Evakuasi dan Pencarian Bagian dari KRI Nanggala 402 Dilakukan Hingga Akhir Mei 2021

Peristiwa | 18 Mei 2021, 13:57 WIB
Pangkoarmada II TNI AL, Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto (Sumber: Tangkapan Layar KompasTV)

BALI, KOMPAS.TV - Proses evakuasi dan pencarian bagian dari KRI Nanggala 402 masih akan dilakukan hingga akhir Mei 2021. Setelahnya, akan diputuskan lebih lanjut jalan keluar yang akan dilaksanakan.

Hal itu disampaikan Pangkoarmada II TNI AL, Laksamana Muda Iwan Isnurwanto dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (18/5/2021).

Baca Juga: Tiga Kapal China Bantu Operasi Pengangkatan KRI Nanggala 402

Proses pencarian hingga evakuasi KRI Nanggala 402 telah dilakukan sejak akhir April 2021. Evakuasi pengangkatan badan KRI Nanggala 402, meliputi anjungan dan buritan, yang diperkirakan akan dilaksanakan hingga akhir Mei 2021.

"Tentang waktu dengan kondisi seperti ini tidak bisa ditentukan, tetapi saya menyampaikan untuk pengangkatan sail section dan stern section kurang lebih 2-3 hari ditambah dengan tiga hari cadangan atau lima hari," imbuh pengganti Laksamana Muda I.N.G. Sudihartawan itu.

Proses yang dilakukan atas dasar kerja sama dengan instansi dan perusahaan di Indonesia ini turut melibatkan angkatan laut dari Tiongkok. Salah satu kapal luar negeri yang terlibat dalam proses evakuasi dan pencarian ini ialah Tan Suo Er Hao.

Baca Juga: Soal Deformasi Bentuk KRI Nanggala, Ini Penjelasan Pangkoarmada II

Waktu tersebut akan digunakan tim untuk melakukan pengangkatan serta mencari bagian lain dari KRI Nanggala 402, salah satunya badan tekan atau pressure hull. Namun begitu, dari hasil koordinasi seluruh tim evakuasi termasuk dari China, pengangkatan badan kapal dan pencarian badan tekan akan dilakukan hingga akhir bulan Mei 2021.

Bercermin dari proses evakuasi kapal tenggelam di negara lain, seperti Rusia, proses pengangkatan bisa mencapai satu tahun lamanya.

"Kami berusaha semaksimal mungkin tugas operasi ini akan dilakukan sebaik-baiknya sebagaimana diharapkan pimpinan dan keluarga. Tapi juga mohon dengan sangat, operasi yang sulit dengan waktu yang singkat ini dapat memberi yang maksimal," pungkas dia yang sebelumnya menjabat Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut itu.

Baca Juga: Tim Evakuasi KRI Nanggala 402 Optimistis akan Angkat Anjungan dan Buritan dari Kedalaman 838 Meter

Penulis : Nurul Fitriana Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU