> >

Antisipasi Kenaikan Kasus Aktif, Satgas Covid-19 Ingin Penyekatan dan Screening Benar-benar Efektif

Berita utama | 17 Mei 2021, 09:12 WIB
Wiku Adisasmito - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dalam Konferensi Pers Perkembangan Terkini Covid-19, Kamis, 12 November 2020 (Sumber: Sumber: Youtube BNPB)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito minta pemerintah pusat dan daerah bekerja keras dalam menanganani dampak libur lebaran. Pasalnya potensi kenaikan kasus akibat liburan lebaran diprediksi cukup tinggi.

“Kita ingin pastikan penyekatan dan screening yang dilakukan dalam arus balik nanti benar-benar efektif,” ujar Wiku Adisasmito seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (17/5/2021).

“Sehingga kita bisa menekan potensi kenaikan kasus Covid-19 secara lebih baik lagi,” tambahnya.

Baca Juga: Epidemiolog Dicky Budiman: Kunci Penanganan Pandemi, Konsisten Satu Kata dengan Perbuatan

Berdasarkan data 16 Mei 2021, angka kasus aktif Covid-19 bertambah 3.080 orang dalam 24 jam terakhir. Angka ini menyebbakan total kasus Covid-19 menjadi 1.739.750 orang terhitung sejak 2 Maret 2020.

Sementara itu, Ketua Bidang Data dan teknologi Informasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan, jumlah pemeriksaan specimen menurun pada beberapa hari terakhir.

Jika sebelumnya rata-rata jumlah pemeriksaan harian di angka 56.000 spesimen perhari, saat ini menjadi turun 37.000 per hari.

Baca Juga: Menyusul Lockdown, Singapura Putuskan Anak-Anak Bersekolah dari Rumah hingga Akhir Mei

“Kemungkinan besar disebabkan karena libur panjang. Jumlah orang yang diperiksa pada beberapa hari terakhir juga terjadi penurunan cukup signifikan. Saat ini rata-rata jumlah orang yang diperiksa 37.000 per hari,” ujarnya.

Di samping itu, Dewi menuturkan untuk positivity rate per 15 Mei 2021 mengalami kenaikan jika dibandingkan April 2021. Pada April 2021, positivity rate berada di angkat 11,77 persen sedangkan per 15 Mei 2021 menjadi 12,62 persen.

Naiknya positivity rate, ditandai dengan kenaikan kasus aktif positif Covid-19 di sembilan provinsi. Antara lain, Aceh, Sumatera Barat, NTB, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Membuat Flu Biasa Jadi Lebih Mematikan, Kominfo: Itu Hoaks

Sedangkan, 25 provinsi lainnya tercatat mengalami penurunan kasus aktif Covid-19.

Kemudian untuk persentase tingkat penggunaan tempat tidur di rumah sakit atau Bed Occupancy Ratio (BOR) tercatat ada tiga provinisi yang mencapai angka di atas 50 persen. Yakni, Riau, Kepulauan Riau, dan Sumatera Utara.

“Sementara itu sebanyak 31 provinsi lain BOR-nya masih di bawah 50 persen,” ujarnya.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU