> >

Tak Hanya di Darat, di Laut pun Pemudik Diminta Putar Balik, Kejar-kejaran Saat Kabur

Peristiwa | 11 Mei 2021, 00:58 WIB
Sejumlah personel Satpolairud Polres Tabanan saat melakukan patroli wilayah pesisir di Tabanan, Kamis 6 Mei 2021. (Sumber: Dok. Polres Tabanan via Tribunnews.)

Mudik Jalur Laut Biayanya Rp500.000-Rp1.000.000

Sementara itu para penumpang kapal nelayan dikenakan biaya yang tidak sedikit untuk bisa mudik melalui jalur laut.

“Tadi dua kapal masing masing biayanya Rp500 ribu dan satu kapal biayanya dipungut Rp1 juta masing-masing penumpang,” katanya.

Ahmad mengimbau masyarakat agar tidak mudik terutama melalui jalur laut dengan kapal nelayan, karena sangat membawakan aspek keselamatan dan tidak menggunakan jaket pelampung.

Salah seorang penumpang yang melakukan perjalanan mudik, Asrul (45), mengaku memang sengaja naik kapal nelayan lewat jalur Teluk Jakarta untuk bisa pulang ke kampung halaman.

"Kami mau menuju Karawang sengaja naik kapal," ungkap Asrul seperti dikutip dari Tribunnews, Senin (10/5/2021).

Baca Juga: Siasat Mudik: Naik Kapal Nelayan, Pakai Bus Logistik, Berkumpul Terobos Posko

Asrul yang berangkat dengan sejumlah kerabat pun mengaku kecewa dengan apa yang dialami.

Ia pun berniat meminta ganti rugi karena perjalanan mudiknya mendapat hadangan petugas.

"Saya mau ganti rugi. Karena biaya perahu kan enggak murah. Saya sudah keluar uang," ungkap Asrul.

Sementara beberapa penumpang menangis saat petugas menghentikan kapal yang ditumpanginya. Mereka meminta petugas tidak menangkapnya karena nekat melakukan perjalanan mudik.

"Saya mohon jangan tangkap saya pak. Saya enggak mau ditangkap," ungkap seorang warga sambil menangis kepada petugas.

Baca Juga: Niat Mudik, Tapi Emak-emak Ini Pilih Putar Balik di Exit Tol Nganjuk Daripada Dirapid Test Antigen

Penulis : Gading Persada Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU