> >

Masuk DPO, Zemba, Gembong Kepemilikan Senjata Api dari Kampung Ambon Jadi Buruan Polisi

Kriminal | 10 Mei 2021, 23:43 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (kiri) bersama sejumlah penyidik lainnya menunjukkan foto-foto para terduga pelaku penyalahgunaan narkoba di Kampung Ambon saat pers rilis di Mapolres Metro Jakarta Barat, Senin (10/5/2021). (Sumber: TribunJakarta/Mohammad Rizky Hidayat)

Melansir TribunJakarta, saat merilis kasus ini, polisi menghadirkan sepuluh dari 49 tersangka yang mengenakan pakaian tahanan. Tangan mereka diborgol. Terdapat sembilan tersangka pria dan satu perempuan.

Sementara itu Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo menambahkan, hingga kini, pihak kepolisian telah mengamankan 49 pelaku setelah penggerebekan di Kampung Ambon akhir pekan lalu.

"Dari 49 sedang kami dalami, kami lidik terkait dengan perannya, keterlibatannya, dan sebagainya," sambung Ady.

Baca Juga: Selain Narkoba Polisi Temukan Senjata Api Rakitan dan Peluru Tajam Saat Gerebek Kampung Ambon

"Kami belum bisa menyampaikan data pasti karena sekarang masih dalam proses pendalaman terkait dengan peran, keterlibatan, barang bukti yang ada padanya, seperti itu," sambungnya.

Lebih lanjut Ady mengatakan, pihaknya sempat mendapat perlawanan saat menggerebek Perumahan Permata atau Kampung Ambon, Cengkareng.

Namun, dia mengatakan polisi telah mengantisipasi perlawanan dengan mengerahkan ratusan personel gabungan.

"Ya mungkin kondisi mereka ada beberapa yang melakukan perlawanan, tapi kami sudah amankan," imbuh dia.

Ady menjelaskan, penggerebekan ini merupakan operasi gabungan antara jajaran Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat.

Sebanyak 555 aparat kepolisian bersenjata lengkap dikerahkan dalam penggerebekan di Kampung Ambon.

Baca Juga: Ratusan Aparat Gabungan Gerebek Kampung Ambon, 50 Orang Ditangkap

Operasi gabungan Polres dan Polda terdiri dari Ditresnarkoba dan Polres Jakarta Barat. Ia mengungkapkan, penggerebekan ini dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat yang mengaku resah terkait peredaran narkoba di Kampung Ambon.

"Jadi ini informasi dari masyarakat banyak pengguna narkoba, penyalahgunaan narkoba banyak terjadi di Kampung Ambon. Sehingga kita merespons cepat informasi tersebut, dan kemudian kita melakukan operasi gabungan," lanjut dia.

Tak hanya itu, lanjut Ady, polisi juga menemukan banyak alat hisap sabu atau bong, drone, dan beberapa botol minuman keras.

"Senapan angin itu ada 3. Lalu kita juga bongkar bedeng-bedeng yang informasinya sering digunakan mereka pakai narkotika itu. Ini harus diseriusi," tandas dia seperti diberitakan KompasTV sebelumnya.

Penulis : Gading Persada Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU