> >

Sumber Dana KKB Beli Senjata dan Amunisi Terbongkar, Kapolda Papua: dari Tambang Emas Ilegal

Berita utama | 9 April 2021, 19:07 WIB
Para anggota KKB yang diyakini adalah anggota dari Selcius Waker yang membakar sebuah gereja di Kampung Opitawak,Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, Kamis (12/3/2020) (Sumber: Istimewa)

PAPUA, KOMPAS.TV - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri menyebut sumber dana dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berasal dari kawasan penambangan emas ilegal di beberapa kabupaten di Papua.

“Dari sumber dana itulah mereka (KKB) bisa membeli senjata dan amunisi,” imbuh Fakhiri.

Ya, eksistensi KKB dalam mengganggu keamanan di sejumlah kabupaten di Provinsi Papua memang sulit dihentikan selama mereka masih bisa membeli senjata api dan amunisi.

Terkini, mereka kembali beraksi dengan menembak mati satu guru SD dan membakar tiga gedung sekolah.

Bahkan, selama ini, sumber dana KKB menjadi pertanyaan banyak pihak karena tidak sedikit uang yang dibutuhkan.

Baca Juga: Kronologi Guru Tewas ditembak KKB saat Jaga Kios di Rumah

Kapolda Papua mengatakan, selama ini pihaknya menduga sumber dana KKB berasal dari oknum pejabat pemerintah hingga perampasan dana desa.

Nyatanya tidak. Mereka mendapatkan dana dari dari kawasan penambangan emas ilegal di beberapa kabupaten di Papua.

"Tempat pendulangan (emas) itu berkontribusi besar untuk pembelian senjata api dan amunisi," ujar dia.

Ia mengungkapkan, jauhnya lokasi penambangan ilegal membuat pengawasan dari aparat keamanan sangat minim sehingga hal tersebut yang kemudian dimanfaatkan KKB untuk memperoleh dana.

Penulis : Gading Persada Editor : Eddward-S-Kennedy

Sumber : Kompas TV


TERBARU