> >

Pengemudi Fortuner yang Todongkan Senjata di Duren Sawit Sempat Ancam Bunuh Warga dan Mengaku Aparat

Viral | 3 April 2021, 10:03 WIB
Pengemudi mobil Toyota Fortuner terlihat mengancam warga dengan pistol karena merasa tak bersalah menyerempet dua pengendara motor, Jumat (2/4/2021) dini hari. (Sumber: Instagram/jurnalwarga)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Tak perlu waktu lama dan kurang dari 24 jam, polisi berhasil menangkap pria berinsial MFA.

Dialah pengemudi Fortuner yang sempat menodongkan senjata ke warga lantaran menabrak pengendara sepeda motor di Duren Sawit, Jakarta Timur.

Seorang korban bernama Novia Afra Afifah (20), pengemudi sepeda motor yang ditabrak MFA mengaku pelaku sempat marah-marah saat dicegat warga di lokasi dan mengeluarkan senjata, bahkan mengancam membunuh warga.

Novia menceritakan, sejatinya dia enggan mempermasalahkan usai ditabrak MFA.

Namun, pelaku justru marah dan menodongkan senjata.

Baca Juga: Ini Alasan Pengemudi Fortuner di Duren Sawit Todongkan Senjata Saat Ditegur Usai Menabrak

"Awalnya aku enggak permasalahin ditabrak. Maksudnya (pelaku) minggir, minta maaf aja. Enggak apa-apa. Cuma dianya marah-marah dan nodong pakai pistol," ujar Novia di Mapolresta Jakarta Timur, Jumat (2/4/2021) malam.

Menurut Novia, MFA, berusaha membuat mundur massa yang mencegat dan mengerubungi mobil Fortuner dengan senjata.

Sebab, pelaku sendiri tidak mau meminggirkan kendaraannya.

"Dia (MFA) kan nodong senjata. Terus pada kayak teriak-teriak, suruh dia cabut. Daripada ramai. Karena dia juga enggak mau minggir. Nutupin jalan lampu merah" papar Novia seperti dikutip dari Kompas.com, Sabtu (3/4/2021).

Mendengar ancaman MFA, lanjut Novia, warga sekita pun mundur sehingga pelaku sempat meninggalkan lokasi.

Akan tetapi, MFA kembali ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk menantang dan mengancam warga.

"Reaksi warga langsung mundur dan dibilangin minggir. Enggak lama dia pergi dan putar balik kembali, nantangin warga untuk nonjokin dia," kata Novia.

Baca Juga: Gercep! Polisi Tangkap Pengemudi Fortuner yang Tabrak dan Todongkan Senjata di Duren Sawit

Menurutnya, MFA bahkan mengaku sebagai aparat saat kembali untuk mengancam warga.

"Dia puter balik, nanya siapa yang teriak-teriak suruh dia putar balik. Dia sempat mengaku aparat, sampai bilang 'lo semua enggak tau gua anggota?', gitu dia bilang," ucap Novia.

Penulis : Gading Persada Editor : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU