> >

Penularan Covid-19 di 7 Provinsi Turun, Jokowi: PPKM Mikro Memberikan Hasil Cukup Baik

Berita utama | 4 Maret 2021, 21:45 WIB
Presiden Jokowi saat memberi penjelasan tentang Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia (Sumber: Tangkapan Layar Youtube Setpres)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Presiden Joko Widodo mengatakan, PPKM skala mikro telah memberikan hasil yang cukup baik berdasarkan angka kasus penularan Covid-19 mingguan di 7 provinsi. Di antaranya di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.

“Keliatan sekali trennya terus menurun, ini sangat bagus. Dan kita harapkan kita terus tetap bekerja keras, agar tren laju penurunan ini bisa turun, turun, dan terus turun,” harap Jokowi saat memberi penjelasan tentang Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia, Kamis (4/3/2021)..

“Di bulan Januari 2021 pernah mencapai di Angka di 14.000 kasus, sampai 15.000 kasus positif per hari. Dan satu minggu terakhir ini, missal 22 Februari berada di angka 10.180 kasus dan pada 3 Maret berada di angka 6.808 kasus,” beber Jokowi.

Baca Juga: Jokowi: Belum Ada Penelitian Covid-19 Varian Baru Lebih Mematikan

Meski terjadi penurunan angka penularan Covid-19, Jokowi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan bekerja keras agar kasus Covid-19 harian semakin turun.

“Tanpa mengurangi testing yang dilakukan setiap harinya,” imbuhnya.

Jokowi menambahkan, terhitung 3 Maret 2021, kasus aktif di Indonesia berada di 11,11 persen. Sementara untuk kasus aktif dunia berada di angka 18,85 persen. Sementara angka kesembuhan per 3 Maret, Indonesia berada di angka 86,18 persen, dunia berada di 78,93 persen. Kemudian untuk angka kematian per 3 Maret, Indonesia berada di angka 2,71 persen dan angka kematian dunia 2,22 persen.

“Tapi angka kematian ini sudah jauh lebih baik ketimbang di awal penanganan Covid-19, saya kira kerja keras kita selama ini memberikan hasil yang baik,” ujarnya.

Baca Juga: Cerita Mendag di Balik Pidato 'Benci Produk Asing' Presiden Jokowi

Jokowi juga menjelaskan tentang positivity rate pada 31 Januari 2021 yang berada di angka 36,19 persen. Saat ini, katanya, positivity rate berada pada angka 18,60 persen di 2 Maret 2021.

Penulis : Ninuk-Cucu-Suwanti

Sumber : Kompas TV


TERBARU