> >

OTT KPK, Pejabat Kemensos Itu Berinisial J dan Bersama 6 Orang Lainnya

Hukum | 5 Desember 2020, 14:23 WIB
Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Sumber: KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMAN)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pejabat Kementerian Sosial (Kemensos) yang menjadi target operasi tangkap tangan (OTT) KPK berinisial J. Bersamanya juga ditangkap enam orang lainnya.

"J dan beberapa pihak swasta, total enam," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Sabtu (5/12/2020), dikutip dari Warta Kota.

Pejabat berinisial J tersebut diduga menerima suap dari para vendor pengadaan barang dan jasa program bantuan sosial (bansos) penanganan pandemi Covid-19.

Baca Juga: KPK OTT Pejabat Kemensos Terkait Korupsi Program Bansos

Sebelumnya Ketua KPK Firli Bahuri membenarkan kabar adanya OTT KPK di lingkungan Kemensos. OTT tersebut berlangsung pada hari Jumat (4/12/2020) pukul 23.00 WIB sampai dengan Sabtu (5/12/2020) pukul 02.00 WIB dini hari.

Para tersangka, kata Firli, telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Tersangka yang dimaksud Firli merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK) pada program bantuan sosial (bansos) di Kementerian Sosial.

KPK menduga PPK ini telah menerima hadiah dari para vendor pengadaan barang dan jasa (PBJ) bansos di Kementerian Sosial dalam penanganan pandemi Covid-19.

Baca Juga: Bansos Rp 500.000 Cair, Cek Data Penerima di Situs Kemensos lalu Siapkan Ini

Sementara Menteri Sosial Juliari Batubara telah mengetahui kabar penangkapan tersebut. Menurut Juliari pejabat Kemensos yang terkena OTT KPK merupakan pejabat eselon III.

Kini Juliari masih memonitor perkembangan OTT kasus tersebut. "Kami masih memonitor perkembangannya. Saya kebetulan juga sedang di luar kota," katanya.

Mengenai OTT ini Juliari mendukung proses hukum yang sedang berlangsung di KPK.

Penulis : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV

Tag

TERBARU