> >

Ingatkan Kepala Daerah Lonjakan Corona, Jokowi Beri Perhatian Khusus Anies dan Ganjar

Peristiwa | 30 November 2020, 14:44 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan sambutan dalam acara Resepsi Milad 108 Muhammadiyah yang digelar secara virtual dan serentak di berbagai wilayah di Indonesia, Rabu (18/11/2020). (Sumber: istanapresiden.go.id)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Lonjakan kasus virus corona (Covid-19) tampaknya masih terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun terus mengingatkan kepala daerah terkait dengan masih adanya lonjakan tersebut.

Peringatan tersebut disampaikan Jokowi kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam rapat terbatas. Jokowi menyebut bahwa tugas kepala daerah adalah melindungi keselamatan warganya.

Baca Juga: Jokowi: Kasus Aktif dan Sembuh Corona Memburuk Semuanya!

"Saya minta Menteri Dalam Negeri mengingatkan sekali lagi kepada para gubernur, bupati, dan wali kota untuk betul-betul memegang penuh kendali di wilayah masing-masing yang berkaitan dengan masalah Covid-19 dan juga yang berkaitan dengan masalah ekonomi," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas di Istana Merdeka, Senin (30/11), dikutip dari Kontan.co.id.

Jokowi mengatakan bahwa tindakan kepala daerah menjadi hal penting dalam mengendalikan pandemi Covid-19. Hal itu dengan mengacu pada angka yang menjadi acuan penanganan Covid-19.

Antara lain, angka kasus aktif Covid-19, angka kesembuhan, dan angka kematian akibat Covid-19.

Berdasarkan indikator tersebut, Jokowi memberi perhatian khusus kepada dua provinsi. Yakni Jawa Tengah yang dipimpin Ganjar Pranowo dan DKI Jakarta yang dikomandoi Anies Baswedan.

"Ada dua provinsi yang menurut saya perlu perhatian khusus karena peningkatan dalam minggu ini, dalam dua-tiga hari ini peningkatannya sangat drastis sekali, yaitu Jawa Tengah dan DKI Jakarta," terang Jokowi.

Baca Juga: Positif Corona, Ketua PBNU Said Aqil: Covid-19 Bukan Aib

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, penambahan kasus di DKI Jakarta per tanggal 29 November 2020 sebanyak 1.431 kasus. Sedangkan penambahan kasus di Jawa Tengah mencapai 2.036 kasus.

Sementara itu data nasional pada tanggal tersebut terdapat total tambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 6.267 kasus yang membuat total kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai angka 534.266 kasus.

Dari angka tersebut sebanyak 445.793 kasus sembuh dan 16.815 kasus meninggal dunia.

Baca Juga: Update Corona 29 November: Rekor! 6.267 Kasus Baru, Total 534.266 Positif

 

Penulis : fadhilah

Sumber : Kompas TV


TERBARU