> >

Danpuspomad: Penyelidikan Oknum Prajurit yang Terlibat Penembakan Pendeta Yeremia Masih Berjalan

Peristiwa | 12 November 2020, 20:29 WIB
Danpuspomad Letjen Dodik Widjanarko dalam konferensi pers (9/9/2020) (Sumber: KOMPASTV/ DIAN/ YOHAN)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Penyelidikan mengenai dugaan keterlibatan oknum prajurit TNI AD dalam kasus penembakan Pendeta Yeremia Zanambani masih berjalan.

Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD (Danpuspomad) Letnan Jenderal TNI Dodik Widjanarko menjelaskan tim gabungan telah memanggil sejumlah saksi, melakukan olah tempat kejadian perkara dan mencermati data forensik kematian Pendeta Yeremia.

Langkah ini untuk menemukan alat bukti yang cukup agar perkara dapat naik ke tahap penyidikan.

Baca Juga: Komnas HAM Serahkan Hasil Investigasi Kematian Pendeta Yeremia, Mahfud: Hasilnya Sama Seperti TGPF

"Kita tidak ingin menentukan tersangka itu kepada orang yang salah, tentunya menetukan tersangka ke orang yang betul-betul melakukan dan berbuat terhadap kesalahan," ujarnya saat jumpa pers di Markas Pusat Polisi Militer TNI AD, Jakarta, Kamis (12/11/2020).

Dodik menambahkan jika nantinya tim gabungan menemukan bukti yang cukup maka proses hukum akan berjalan.

Pihaknya juga tidak segan untuk menindak prajurit TNI yang terbukti melakukan penganiayaan atau tindak kekerasan terhadap Pendeta Yeremia Zanambani.

“Apabila di kemudian hari sudah didapat alat bukti yang cukup akan dilaksanakan proses hukum," ujar Dodik.

Baca Juga: Temuan TGPF, Dugaan Aparat Terlibat Dalam Penembakan Pendeta di Intan Jaya

Adapun tim gabungan TNI AD terdiri dari Puspomad, staf intelijen TNI AD, Pusat Intelijen TNI AD, Direktorat Hukum TNI AD serta tim Kodam XVII/Cenderawasih.

Penulis : Johannes-Mangihot

Sumber : Kompas TV


TERBARU