> >

Prihatin Dituduh Dalangi Demo, SBY: Barangkali Nasib Saya Dibeginikan Terus

Politik | 13 Oktober 2020, 06:00 WIB
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (Sumber: Instagram/@sb.yudhoyono)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merasa prihatin dengan adanya kabar dirinya di balik demonstrasi penolakan Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja (UU Cipta Kerja).

"Barangkali nasib saya dibeginikan terus. Memang kalau saya ikuti, ya kembali apa yang pernah saya alami pada 2016 dulu saya dituduh, difitnah menunggangi, membiayai. Sama dengan sekarang, sebuah unjuk rasa besar pada waktu itu," tutur SBY dalam suatu dialog yang diunggah di laman Youtube miliknya, Minggu (11/10/2020).

Menurutnya, suatu hal yang tidak baik dengan menuduhnya sebagai aktor di balik demonstrasi buruh dan mahasiswa yang berujung kerusuhan tersebut. Karena hal itu merupakan fitnah yang tidak berdasar bagi SBY.

"Jadi kalau tiba-tiba kemarin saya dituduh seperti itu, ndak baik. Ndak baik kalau negeri kita makin subur fitnah, hoaks, tuduhan-tuduhan tidak berdasar," katanya.

Baca Juga: Karena Tolak UU Cipta Kerja, Demokrat Klaim Diterjang Gelombang Fitnah

Andaikata, lanjut SBY, jika dirinya memiliki kemampuan untuk menggerakkan massa yang begitu luas, dan andaikata memiliki uang untuk menggerakkan aksi-aksi seperti itu, dia tidak akan melakukannya.

"Tidak terpikir untuk melakukan sesuatu yang menurut saya tidak tepat saya lakukan," ucap Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini.

Sebagai umat yang beriman, kata SBY, melakukan fitnah dan mempermainkan kebenaran sama dengan mempermainkan Tuhan.

"Jadi saya ya prihatin. Makin berkembang seperti ini," katanya.

SBY pun ingat, ketika Ani Yudhoyono masih ada, dirinya pun sering mengalami hal seperti ini. "Tapi nampaknya Allah masih meminta saya untuk terus bersabar."

Penulis : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU