> >

Respons Daerah Penyangga Jakarta Terkait Rem Darurat Anies Baswedan

Politik | 10 September 2020, 20:52 WIB
Peta DKI Jakarta (Sumber: Google Maps)

JAKARTA, KOMPASTV – Kebijakan rem darurat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan berimbas pada kebijakan PSBB di daerah penyangga.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan tidak ikut ambil bagian dari kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang akan melakukan PSBB total.

Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany menjelaskan penanganan Covid-19 Pemkot Tangsel dalam hal pengetatan ataupun pelonggaran pada masa PSBB mengacu pada Peraturan Gubernur Banten yang dikeluarkan Pemporv Banten.

Baca Juga: Jakarta PSBB Lagi, Tenaga Ahli KSP Ingatkan Anies: Jangan Sampai Berdampak Ekonomi

Menurutnya tidak mungkin Pemkot Tangsel, mengikuti kebijakan dari DKI Jakarta yang akan melaksanakan PSBB secara total pada 14 September mendatang.

"Maka kami akan selalu mengacu ke Pergub. Sampai hari ini tetap seperti begitu," ujar Airin, Kamis (10/9/2020). Dikutip dari Kompas.com.

Airin menambahkan Pemkot Tangsel juga belum memiliki rencana untuk menerapkan PSBB total seperti DKI. Hal ini karena penyebaran Covid-19 di kota Tangsel masih terkendali.

Sejauh ini, sambung Airin, angka kasus Covid-19 di Tangsel masih fluktuatif dan tidak selalu meningkat.

Baca Juga: Anies Terapkan PSBB Ketat, Mulai Senin Depan Aturan Ganjil Genap Mobil Pribadi Ditiadakan

“Kemarin kan sempat ya (akan memperketat), karena kita sulit menangani, sudah overload, sudah penuh. Kita sempat diskusi apakah perlu jam malam, yang tadinya restoran tutup pukul 22.00 WIB, apa kita tutup pukul 18.00 WIB saja. Tapi di beberapa hari kemudian turun lagi kan,” ujar Airin.

Sementara itu, Pemkot Bekasi masih menunggu rapat koordinasi terkait PSBB yang dilakukan Pemprov DKI, Jawa Barat dan Banten.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menjelaskan pertimbangan Pemkota Bekasi ikut ambil bagian dalam PSBB total diputuskan pada Senin (14/9/2020) depan. 

“Senin kami akan rapat koordinasi terkait (PSBB) dengan tiga pilar yang ada, seluruh gugus tugas akan kami intervensi, memantau pergerakan (Covid-19) yang ada,” ujar Tri, Kamis (10/9/2020).

Baca Juga: Anies Sebut Ini yang Akan Terjadi 17 September Bila PSBB Total Tak Dilakukan

Di sisi lain, Tri menjelaskan peningkatan kasus baru Covid-19 di Kota Bekasi yang terjadi beberapa minggu belakangan masih memprihatinkan.

Penulis : Johannes-Mangihot

Sumber : Kompas TV


TERBARU