> >

Wakapolri Jadi Wakil Erick Thohir di Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Peristiwa | 13 Agustus 2020, 11:39 WIB
Wakapolri, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, memberikan pernyataan pada saat acara peringatan Isra’ Mi’raj di Masjid Jami’ al Ma’mur, Tangerang. (Sumber: Polri)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri BUMN Erick Thohir yang juga Ketua Komite Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional memperkenalkan Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono yang ditunjuk menjadi wakilnya.

Perkenalan Wakil Ketua Pelaksana II Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional itu berlangsung saat konferensi pers bersama di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2020).

Baca Juga: Wakapolri Ancam Copot Kapolsek Hingga Kapolda yang Tak Mampu Cegah Corona

“Terima kasih Bapak Wakapolri, yang merupakan juga Wakil Ketua II Tim Pelaksana Komite Pencegahan Covid-19 dan Percepatan Ekonomi Nasional,” kata Erick. 

Menurut Erick, tim pelaksana tidak akan sukses tanpa dukungan TNI-Polri. 

Maka dari itu, ia mengunjungi Mabes Polri untuk memastikan sinergitas. 

Erick menjelaskan, pelibatan TNI - Polri dalam Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional bukan untuk menakuti masyarakat.

"Jangan disalahartikan bahwa Polri bersama komite ini akan melaksanakan tindakan yang menakuti masyarakat," kata Erick, menegaskan.

Erick mengatakan, TNI-Polri dilibatkan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu, pelibatan polri juga untuk meningkatkan sosialisasi terkait pencegahan penularan Covid-19.

"Peningkatan kedisiplinan, peningkatan sosialisasi yang akan dilakukan TNI-Polri menjadi sangat signifikan dan penting," katanya.

Terlebih, lanjut Erick, TNI-Polri memiliki personel yang tersebar hingga ke pelosok tanah air.

Sehingga, pelibatan TNI-Polri membuat sosialisasi dan pendisiplinan warga bisa menjangkau daerah yang lebih luas.

Selain itu, Erick juga menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat dalam penanganan Covid-19.

Menurutnya, penanganan Covid-19 juga tidak akan sukses apabila masyarakat tidak patuh menerapkan protokol kesehatan. 

Oleh karena itu, sosialisasi protokol kesehatan oleh aparat keamanan dinilai penting.

Kegiatan tersebut akan difokuskan di 83.000 kelurahan dan desa. 

“Karena itulah peningkatan kedisiplinan, peningkatan sosialisasi yang akan dilakukan oleh TNI-Polri menjadi hal yang sangat signifikan dan sangat penting, dalam arti supaya masyarakat bisa membantu daripada sukses penanganan Covid-19 ini,” tutur Erick. 

Pada kesempatan yang sama, Gatot mengatakan, pihaknya akan mengoptimalkan kegiatan terkait penanganan maupun pencegahan pandemi Covid-19. 

Wakapolri pun berharap pelibatan Polri dapat membuahkan hasil positif. 

“Mudah-mudahan dengan pelibatan Polri dalam kegiatan Tim Pelaksana Percepatan Ekonomi Nasional, semakin lebih baik ke depan,” kata Gatot, menegaskan.

Baca Juga: Ini Alasan Erick Thohir Gandeng KSAD Andika Perkasa di Komite Penanganan Covid-19

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menjadi Wakil Ketua Komite Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. 

Andika akan membantu Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang juga Ketua Komite Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, dalam melakukan penanganan Covid-19. 

"KSAD jadi Wakil Ketua Komite Pelaksana," kata Erick usai pertemuan dengan Andika di Mabes TNI AD, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2020). 

Menurut Erick, penunjukan Andika merupakan keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Presiden berpandangan, penanganan Covid-19 membutuhkan kehadiran TNI.

Penulis : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU